Suararepublik.com Medan – Sepertinya Kapolri baru Jenderal Pol. Dr (HC). Suyudi Ario Seto dan jajarannya tidak main – main dengan penindakan penyakit masyarakat yang telah menahun, penyakit yang dimaksud ialah narkoba dan judi online yang telah merasuki kalangan bawah dan anak – anak.

Hal ini diketahui dengan getolnya Kapolri dan jajarannya baik tingkat Polda, Polres maupun Polsek memberantas penyakit masyarakat itu. Terbaru kemarin Kapolri langsung turun ke Sumatera Utara untuk melihat secara langsung penangkapan 1,16 Ton Ketamine yang ditangkap aparat gabungan yang terdiri dari unsur BNN, Bareskrim Polri, Polda Sumut dan Bea Cukai yang mengamankan kapal tanker MT Global 168 yang membawa barang tersebut.

Kapolri didampingi sejumlah PJU,Polda Sumut, Pangdam I/BB, Dankodaeral I, serta Forkopimda Sumut tampak melakukan joint operation dan memaparkan barang bukti yang didapat dari kapal tanker Global 168 itu dihadapan awak media.

Bahkan disela acara tersebut Gubernur Sumatera Utara M. Bobby Afif Nasution mengapresiasi keberhasilan Polri dan juga instansi terkait yang berhasil mengungkap jaringan narkoba terbesar itu. Namun dirinya juga meminta agar jaringan narkoba terutama di Sumatera Utara ini bisa diputus.

Sementara itu, Ketua DPW PW FRN Counter Berita TNI – Polri Sumut Roy Nasution juga mendukung langkah Kapolri dalam pemberantasan Narkoba, namun dirinya juga mengatakan kalau bisa jangan hanya sebatas narkoba, akan tetapi Judi Online juga harus masuk prioritas utama. Sebab Judi Online ini sama bahayanya dengan narkoba yang membuat orang nekat melakukan apa saja bahkan membunuh seperti yang terjadi di Jawa kemarin.

Dirinya meminta Kapolri melalui jajarannya benar – benar dapat memberantas Judol dan bila perlu memiskinkan bandarnya dengan UU TPPU. Sebab saat ini jaringan judol yang berada di Kamboja telah masuk ke Indonesia terutama juga Sumatera Utara dan Kota Medan. Beberapa waktu lalu dibuktikan oleh Polda Sumut melalui Ditsibernya yang telah menangkap Judol jaringan Kamboja di apartemen Jati Junction dan mengamankan 5 orang sebagai tersangka. Namun bandarnya diduga berhasil melarikan diri, untuk itu Polri melalui Kapolri yang baru menjabat 3 Minggu ini diminta dapat terus berkomitmen untuk memberantas narkoba dan Judol sesuai dengan janjinya dihadapan komisi III DPR RI saat fit and Proper test kemarin. Ujar Roy Nasution pada Sabtu (24/10/2026). (Tim)

#Polisibersamamasyarakat