banner 325x300
banner 325x300
Berita

Serdik Sespimti Dikreg 36 Kenalkan Inovasi X-Fire Saat PKDN di Kalimantan Timur

×

Serdik Sespimti Dikreg 36 Kenalkan Inovasi X-Fire Saat PKDN di Kalimantan Timur

Sebarkan artikel ini

Suara Republik.

Balikpapan, 15 September 2026

Peserta Didik Sespimti Polri Dikreg ke-36 yang melaksanakan Praktik Kerja Dalam Negeri (PKDN) di Kalimantan Timur mengenalkan penerapan X-Fire, inovasi bahan pemadam kebakaran yang dikembangkan dari gagasan Mabes Polri untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama personel Satbrimob Polda Kaltim sebagai bagian dari rangkaian PKDN. Para Serdik melihat secara langsung penerapan inovasi teknologi dalam mendukung penanganan Karhutla yang menjadi salah satu persoalan strategis di Kalimantan Timur.

BACA JUGA:  Polda Kaltim Gelar Penilaian Lomba Tiga Pilar Di Muara Rapak, Rumah Singgah Bhabinkamtibmas Resmi Beroperasi

Dalam penerapannya, X-Fire digunakan untuk menguji kemampuannya dalam mendukung percepatan pemadaman, menurunkan temperatur, menjangkau media yang terbakar, mengoptimalkan penggunaan air, serta mengurangi potensi api kembali menyala atau *re-ignition*.

Penggunaan X-Fire juga disandingkan dengan air biasa dan bahan pemadam lainnya untuk memberikan gambaran mengenai karakteristik dan penerapannya dalam kondisi lapangan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran strategis bagi Serdik Sespimti Dikreg 36. Selain mengkaji Karhutla dari aspek kebijakan dan manajemen, para peserta juga memperoleh pengalaman langsung dalam melihat penerapan alternatif solusi berbasis inovasi dan teknologi.

BACA JUGA:  Kejanggalan Kematian Winda Lorenza Gowasa, Keluarga Pertanyakan Kesimpulan Bunuh Diri : " Ada Indikasi Tindak Pidana "

Pengembangan dan penerapan teknologi pemadaman tersebut dinilai memiliki nilai strategis, khususnya dalam mendukung kesiapsiagaan penanganan Karhutla serta perlindungan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Melalui PKDN, para Serdik kita dorong tidak hanya mampu mengidentifikasi persoalan, tetapi juga mencari alternatif solusinya. Karhutla harus dijawab dengan kolaborasi, kesiapan operasional dan inovasi teknologi,” ujar *Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Dr. Tedy Sopandi, S.I.K., M.Si.*

Menurutnya, penerapan X-Fire menjadi salah satu upaya untuk melihat sejauh mana inovasi teknologi dapat dikembangkan dan dimanfaatkan dalam mendukung penanganan Karhutla secara lebih efektif.

BACA JUGA:  Jadi Pembina Upacara di SMA Negeri 1 Kerajaan, Ini Yang Disampaikan Kapolsek Kerajaan

“Yang paling penting adalah bagaimana inovasi tersebut dapat mendukung kesiapan personel di lapangan, memperkuat kolaborasi lintas instansi, serta memberikan manfaat nyata dalam upaya pencegahan dan penanganan Karhutla,” pungkasnya.

 

Sumber : Humas Polda Kaltim

Penulis : Aroel Mandang

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *