Namun, himpitan ekonomi bukanlah satu-satunya motif yang mendorong tersangka. Ada alasan lain yang membuatnya betah melakoni pekerjaan berisiko tinggi tersebut.

 

“Motif utamanya memang untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Tetapi di samping itu, tersangka mau menjadi kurir agar bisa mengonsumsi sabu-sabu secara gratis dari bosnya,” tutupnya.

 

Kini, Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak terus melakukan pengembangan penyidikan guna memburu keberadaan Y alias Kemprek.