GRESIK Kepedulian terhadap anak yatim kembali ditunjukkan Pemerintah Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Kepala Desa Kepatihan memberikan santunan kepada 21 anak yatim yang berasal dari tiga dusun, yakni Dusun Kepatihan, Dusun Ngasinan, dan Dusun Bendil.
Kegiatan santunan tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah desa terhadap anak-anak yatim sekaligus sebagai wujud kepedulian sosial di tengah masyarakat. Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan terlihat saat para penerima santunan berkumpul bersama dalam kegiatan tersebut.
Kepala Desa Kepatihan menyampaikan bahwa pemberian santunan ini diharapkan dapat memberikan manfaat serta menjadi penyemangat bagi anak-anak yatim dalam menjalani kehidupan dan menempuh pendidikan.
“Semoga santunan yang kami berikan ini dapat bermanfaat bagi anak-anak yatim. Jangan melihat dari besar kecilnya bantuan, tetapi ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian kami kepada mereka,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Menurutnya, kepedulian terhadap anak yatim merupakan tanggung jawab bersama, sehingga diperlukan sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan para dermawan.
“Anak-anak ini adalah bagian dari generasi penerus bangsa. Kami ingin mereka tetap semangat belajar, meraih cita-cita dan menjadi generasi yang membanggakan keluarga serta desa,” tambahnya.
Sebanyak 21 anak yatim dari Dusun Kepatihan, Ngasinan, dan Bendil menerima santunan dengan penuh rasa syukur. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan semangat gotong royong di lingkungan Desa Kepatihan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Kepatihan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui pembangunan desa, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga.







