BeritaDaerahKlarifikasiPeristiwaTNI/POLRIViral

Bantah Narasi Narkoba dan Kejahatan Meningkat, Polres Simalungun : Naiknya Angka Pengungkapan Justru Bukti Kinerja Kepolisian

Suararepublik.com Simalungun – Polres Simalungun memberikan klarifikasi terhadap pemberitaan yang menyebut meningkatnya angka kasus narkoba dan kejahatan sebagai indikasi memburuknya situasi keamanan serta menjadi dasar desakan evaluasi terhadap jajaran Polres Simalungun.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menegaskan bahwa membaca data kriminalitas harus dilakukan secara utuh dan objektif. Menurutnya, angka yang tercantum dalam laporan kinerja kepolisian tidak serta-merta dapat dimaknai bahwa kinerja Polres Simalungun buruk atau bahwa seluruh peningkatan angka kasus merupakan cerminan kegagalan kepolisian.

Sebaliknya, peningkatan angka pengungkapan, penindakan dan penyelesaian perkara dapat menjadi indikator bahwa personel kepolisian semakin aktif dalam mendeteksi, mengungkap dan menindak tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum Polres Simalungun.

“Rincian tersebut merupakan bukti kinerja personel Polres Simalungun selama beberapa tahun. Harusnya kita bisa melihat secara utuh bahwa angka-angka tersebut juga menunjukkan hasil nyata dari upaya personel dalam melakukan penanganan dan tindakan terhadap tindak pidana, khususnya yang dilakukan Sat Reskrim dan Sat Narkoba,” ujar AKP Verry Purba.

Ia menegaskan, pemberantasan narkotika tidak dapat hanya dibebankan kepada kepolisian. Peran keluarga, masyarakat, tokoh pemuda, organisasi kemahasiswaan dan seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk mencegah generasi muda terjerumus dalam penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.

Polres Simalungun juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keluarga masing-masing dari ancaman narkoba serta meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar.

Menurut AKP Verry, masyarakat diharapkan tidak hanya melihat persoalan dari angka kasus yang ditampilkan, tetapi juga melihat bagaimana aparat kepolisian bekerja menindaklanjuti setiap laporan dan informasi yang diterima.

“Kalau angka pengungkapan meningkat, jangan langsung disimpulkan sebagai sesuatu yang buruk. Justru harus dilihat berapa banyak kasus yang berhasil diungkap, berapa banyak pelaku yang diamankan dan berapa banyak barang bukti yang berhasil disita. Itu adalah bagian dari kinerja kepolisian,” tegasnya.

Terkait kritik yang disampaikan oleh organisasi kemahasiswaan, AKP Verry Purba mengatakan bahwa Polres Simalungun menghormati hak setiap warga negara, termasuk mahasiswa dan organisasi kepemudaan, untuk menyampaikan kritik maupun aspirasi.

Namun, ia mengingatkan agar kritik yang disampaikan tetap berdasarkan data, fakta dan informasi yang utuh sehingga tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru di tengah masyarakat.

“Silakan kritik kami. Silakan memberikan masukan. Tetapi kritik harus dibangun berdasarkan data dan fakta. Jangan sampai informasi yang belum dipahami secara utuh kemudian disimpulkan dan disampaikan kepada masyarakat sehingga menimbulkan persepsi yang menyesatkan,” katanya.

AKP Verry juga mengajak para ketua organisasi mahasiswa untuk tidak hanya memberikan kritik, tetapi turut menjadi bagian dari solusi terhadap berbagai persoalan sosial yang terjadi di Kabupaten Simalungun.

Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai kelompok intelektual dan calon penerus bangsa. Karena itu, energi mahasiswa diharapkan dapat diarahkan untuk menyuarakan perubahan yang konstruktif serta memberikan gagasan yang dapat membantu pemerintah dan aparat keamanan dalam menyelesaikan persoalan masyarakat.

“Kalau memang peduli terhadap Kabupaten Simalungun dan masa depan anak bangsa, mari kita sampaikan informasi positif dan suara perubahan yang baik. Tegas dan lantang dalam menyampaikan kritik tentu kami terima, tetapi kritik tersebut harus membawa solusi dan perubahan ke arah yang lebih baik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, AKP Verry menegaskan bahwa Polres Simalungun terbuka terhadap publik dalam menyampaikan capaian maupun evaluasi kinerja. Setiap rilis kinerja kepolisian, baik rilis akhir tahun maupun evaluasi kinerja secara berkala, menjadi bagian dari keterbukaan informasi kepada masyarakat.

Ia bahkan mengundang para ketua organisasi mahasiswa untuk hadir secara langsung dalam kegiatan rilis kinerja Polres Simalungun sehingga memperoleh informasi langsung dari sumber resmi.

“Kalau kami melaksanakan rilis akhir tahun atau rilis kinerja per semester, kami persilakan teman-teman mahasiswa datang dan hadir langsung di Polres Simalungun. Informasinya juga kami sampaikan melalui platform resmi Polres Simalungun sebelum kegiatan dilaksanakan,” jelasnya.

Menurutnya, keterbukaan tersebut penting agar setiap pihak dapat memperoleh pemahaman yang sama mengenai kondisi kamtibmas, termasuk data kriminalitas, pengungkapan kasus narkotika, tindak pidana umum serta berbagai capaian kepolisian lainnya.

Polres Simalungun, lanjut AKP Verry, tetap membuka ruang komunikasi dan kritik dari seluruh elemen masyarakat. Namun, kritik diharapkan disampaikan secara proporsional, profesional dan bertanggung jawab.

“Kami tidak anti kritik. Justru kritik yang membangun sangat kami butuhkan. Mari dudukkan persoalan berdasarkan data dan fakta, kemudian bersama-sama mencari solusi. Jangan sampai perbedaan pandangan justru dimanfaatkan untuk menggiring opini yang dapat merugikan masyarakat,” pungkasnya.

Polres Simalungun menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan, pengungkapan tindak pidana, pemberantasan narkotika serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi mahasiswa dan pemuda, untuk memperkuat sinergitas dalam menciptakan Kabupaten Simalungun yang aman, kondusif dan terbebas dari ancaman narkotika serta berbagai bentuk kejahatan.

Polres Simalungun Polda Sumatera Utara Berintegritas dan Humanis dalam Melayani Masyarakat.Catatan: Saya sengaja membuat bantahannya berbasis data dan logika kinerja, bukan menyerang pribadi organisasi/mahasiswa. Ini biasanya lebih aman dan lebih kuat untuk rilis resmi Humas karena posisi Polres terlihat terbuka terhadap kritik, tetapi tegas meluruskan interpretasi data. (Tim)

Exit mobile version