Bagi Jonni, berbagai aksi sosial yang dilakukannya bukanlah untuk mencari popularitas atau pengakuan. Semua itu lahir dari keinginan tulus untuk membantu sesama, terutama mereka yang sedang membutuhkan. Menurutnya, kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian dari pengabdian yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata sebagai anggota Polri, yaitu dengan hadir, berbagi, dan memberikan manfaat tanpa mengharapkan imbalan.
“Semua yang saya lakukan bukan untuk mencari popularitas atau dikenal banyak orang. Ini murni karena keinginan untuk membantu sesama. Sebagai anggota Polri, saya merasa wajib untuk hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama ketika ada saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Jonni, yang juga alumni SMK Negeri 2 Sigli itu, saat diwawancarai media ini, Selasa, 25 Agustus 2026.
Apa yang dilakukan Aipda Jonni Rahmad membuktikan bahwa pengabdian seorang polisi tidak berhenti ketika tugas kedinasan selesai. Selain menjaga keamanan, selalu ada ruang yang lebih luas untuk mengabdi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dengan seragam cokelatnya, Jonni memilih hadir melalui tindakan-tindakan sederhana yang memberi dampak nyata untuk masyarakat. Sebab, baginya, menjadi polisi bukan hanya tentang menjaga masyarakat agar tetap aman, tetapi juga memastikan mereka yang sedang berada dalam kesulitan tidak merasa sendirian, apalagi dikesampingkan.







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.