Suara Republik.Com
Sangatta, 24 Juli 2026
Polres Kutai Timur memastikan makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan kepada 1.632 penerima manfaat aman dan layak dikonsumsi. Kepastian itu diperoleh setelah Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Kutai Timur melakukan pemeriksaan keamanan pangan (food safety) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Kutai Timur, Jumat (24/7/2026).
Pemeriksaan dilakukan oleh Tim Sidokkes bersama tim pengawasan dari Provost dan Siwas. Petugas memeriksa kualitas makanan melalui uji kimia dan uji organoleptik guna memastikan seluruh menu memenuhi standar keamanan sebelum didistribusikan.
Dalam uji kimia, sampel makanan diperiksa dari kemungkinan mengandung bahan berbahaya seperti sianida, formalin, boraks, arsen, dan nitrit. Sementara melalui uji organoleptik, petugas menilai kondisi fisik makanan mulai dari bentuk, warna, bau, hingga rasa.
Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh parameter memenuhi standar keamanan pangan. Tidak ditemukan kandungan bahan berbahaya dan seluruh menu dinyatakan aman serta layak dikonsumsi.
Menu yang disiapkan terdiri dari nasi daun jeruk, ayam saus teriyaki, tempe goreng, tumis jagung dan wortel, serta buah semangka. Menu tersebut dikemas dalam porsi kecil, porsi besar, dan porsi khusus bagi ibu hamil serta ibu menyusui dengan komposisi gizi yang disesuaikan.
Sebanyak 1.632 penerima manfaat mendapatkan makanan bergizi tersebut, meliputi siswa TK Bhayangkari, peserta Posyandu, murid SD Negeri 011 dan SD Negeri 015, serta para guru di kedua sekolah tersebut. Distribusi dilakukan menggunakan dua unit kendaraan operasional MBG.
Kapolres Kutai Timur AKBP Aryansyah, menegaskan bahwa pengawasan keamanan pangan merupakan bagian penting dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi program prioritas pemerintah.
“Kami ingin memastikan setiap makanan yang diterima masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan kelompok penerima lainnya benar-benar aman, sehat, dan memenuhi standar gizi. Karena itu, Sidokkes Polres Kutai Timur rutin melakukan pemeriksaan sebelum makanan didistribusikan,” ujar AKBP Aryansyah.
Ia menambahkan, Polres Kutai Timur berkomitmen mendukung seluruh tahapan pelaksanaan Program MBG, tidak hanya dari sisi pengamanan distribusi, tetapi juga melalui pengawasan kualitas makanan agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat.
“Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya tentang membagikan makanan, tetapi juga memastikan kualitas dan keamanannya. Kami berharap masyarakat merasa tenang karena setiap menu telah melalui proses pemeriksaan yang ketat sebelum sampai ke tangan penerima,” tutupnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan Tim Sidokkes, seluruh makanan yang disiapkan di SPPG Polres Kutai Timur dinyatakan aman, higienis, bebas dari bahan kimia berbahaya, serta layak dikonsumsi, sehingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kutai Timur dapat berjalan dengan baik dan memberikan jaminan keamanan pangan bagi seluruh penerima manfaat.







