BeritaDaerahHukumKriminalPeristiwaTNI/POLRIViral

Keluarga Korban Pencurian Disulap Jadi Tersangka dan DPO, Demo Bawa Bra Minta Kapolrestabes Medan Segera Dicopot!

Annanews.co.id || Medan – Sejumlah massa yang mengatasnamakan keluarga korban pencurian menggelar aksi unjuk rasa di depan Polrestabes Medan, Rabu (15/7/2026). Aksi tersebut mendapat pengamanan dari personel kepolisian yang berjaga di sekitar lokasi.

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan tuntutan agar Kapolrestabes Medan dievaluasi dan dicopot dari jabatannya. Menurut koordinator aksi, tuntutan tersebut muncul karena mereka menilai penanganan perkara yang mereka alami belum memberikan rasa keadilan.

Massa aksi merupakan keluarga yang mengaku awalnya menjadi korban pencurian, namun kemudian berstatus sebagai tersangka setelah disuruh dan didampingi polisi untuk menangkap terduga pelaku pencurian. Mereka menyatakan keberatan terhadap proses hukum yang mereka alami dan meminta agar perkara tersebut dievaluasi secara menyeluruh.

Dalam orasinya, koordinator aksi menyebut bahwa mereka berharap pimpinan Polri memberikan perhatian terhadap kasus tersebut dan melakukan evaluasi terhadap kinerja Kapolrestabes Medan.

“Kami meminta pimpinan Polri mengevaluasi penanganan perkara yang kami alami. Harapan kami, proses hukum dapat berjalan secara profesional, transparan, dan berkeadilan,” ujar koordinator aksi.

Aksi berlangsung dengan penyampaian orasi, pembentangan spanduk,dan beha (Bra) serta penyampaian tuntutan secara terbuka di depan Polrestabes Medan. Massa kemudian membubarkan diri secara tertib setelah menyampaikan aspirasi dan berjanji akan datang besok untuk menagih janji kapolrestabes medan untuk menyelesaikan persoalan tersebut dan meminta Kapolrestabes Medan segera menangkap mamak maling yang sudah dilaporkan kasus dugaan penipuan dan fitnah. (Tim)

Exit mobile version