banner 325x300
banner 325x300
BeritaSosialViral

DPD GEMPITA Muba Desak Bupati H. Toha Tohet Segera Tinjau Lokasi Longsor, Tiga Rumah Warga Ambruk di Desa Epil

Avatar photo
×

DPD GEMPITA Muba Desak Bupati H. Toha Tohet Segera Tinjau Lokasi Longsor, Tiga Rumah Warga Ambruk di Desa Epil

Sebarkan artikel ini

SuaraRepublik.com | Musi Banyuasin – DPD GEMPITA Musi Banyuasin (Muba) meminta Bupati Musi Banyuasin, H. Toha Tohet, SH, segera meninjau langsung lokasi bencana longsor yang mengakibatkan tiga rumah warga ambruk di Dusun II, Desa Epil, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin.

Peristiwa longsor tersebut terjadi di bantaran Sungai Batanghari Leko dan mengakibatkan rumah milik Rohima, Fauzan, serta Junsak/Yurna Wati mengalami kerusakan hingga ambruk. Longsor diduga dipicu oleh abrasi akibat pergeseran aliran sungai yang terus mengikis tebing hingga menyebabkan runtuhnya permukiman warga.

BACA JUGA:  BUPATI KUTIM APRESIASI BNN DAN POLRES KUTIM UNGKAP 92 KG SABU DAN RIBUAN VAPE ETOLIDATE

Ketua DPD GEMPITA Muba, Mauzan, mendesak Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin agar segera mengambil langkah cepat dalam menangani dampak bencana sekaligus memberikan bantuan kepada warga yang terdampak.

“Kami meminta Bupati Muba, Bapak H. Toha Tohet, SH, segera turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi warga yang terdampak longsor di Desa Epil. Penanganan harus dilakukan secepat mungkin agar kondisi tidak semakin parah dan masyarakat mendapatkan bantuan yang dibutuhkan,” ujar Mauzan.

Menurutnya, penanganan darurat harus menjadi prioritas mengingat abrasi di bantaran Sungai Batanghari Leko masih berpotensi terjadi dan dapat mengancam rumah-rumah warga lainnya.

BACA JUGA:  Siswa SMPN 2 Torjun Siap Praktek Renang di Kolam Sampang Water Park

Sementara itu, warga yang terdampak berharap pemerintah tidak hanya memberikan bantuan darurat, tetapi juga segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi penyebab longsor agar bencana serupa tidak terus berulang.

“Harapan kami, pemerintah segera melakukan aksi nyata dalam penanggulangan tanah longsor agar tidak bertambah lagi jumlah rumah yang terdampak,” ungkap salah seorang warga.

DPD GEMPITA Muba juga meminta pemerintah daerah bersama instansi terkait segera melakukan kajian teknis terhadap kondisi bantaran sungai, menyalurkan bantuan bagi korban, serta membangun pengaman tebing atau normalisasi aliran sungai sebagai upaya mencegah longsor susulan.

BACA JUGA:  Forkopimko Jakarta Utara Bersama Tiga Pilar Gelar Nobar Semifinal Piala Dunia 2026, Perkuat Sinergi dan Jaga Kondusivitas Wilayah

Masyarakat berharap kehadiran pemerintah di lokasi dapat memberikan solusi nyata, baik melalui bantuan kemanusiaan maupun langkah jangka panjang untuk melindungi permukiman warga di sepanjang bantaran Sungai Batanghari Leko dari ancaman abrasi dan longsor.

Penulis: Team SR
Editor: Redaksi

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *