Nasional

Hasil RUPS Tahunan 2026: Pemegang Saham PT Maja Agung Latexindo, Tbk Setujui Laporan Keuangan Tahun Buku 2025

Suara Republik | Jakarta – PT Maja Agung Latexindo, Tbk, emiten produsen sarung tangan telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang telah dilaksanakan pada tanggal 22 Juni 2026.

Salah satu agenda RUPS yang telah disetujui oleh seluruh pemegang saham yaitu Persetujuan atas Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Keuangan Perseroan dan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, serta pemberian pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acguit et de charge) kepada seluruh anggota Direksi atas tindakan pengurusan dan kepada seluruh anggota Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengawasan yang telah dilakukan selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025.

Pada RUPS disampaikan bahwa Perseroan telah berhasil mencetak pendapatan sekitar Rp 150,2 Miliar. Engel Stefan selaku anggota Direksi menyampaikan “Aktivitas pasar yang kembali bergairah serta optimalisasi kapasitas produksi menjadi pendorong utama meroketnya pendapatan perseroan.

Sepanjang tahun 2025, SURI berhasil mengantongi pendapatan sebesar Rp 150,2 Miliar, naik signifikan dari perolehan tahun sebelumnya yang tertahan di angka Rp 116,7 Miliar. Kenaikan volume penjualan ke pasar domestik maupun ekspor menjadi motor penggerak utama pertumbuhan tersebut.

Kendati laba kotor mengalami tekanan kontraktif sebesar 22,99 menjadi Rp 8,1 Miliar akibat fluktuasi harga bahan baku latex global pada pertengahan tahun, SURI terbukti mampu menjalankan efisiensi biaya operasional yang agresif.

Dampaknya, angka EBITDA membaik sebesar 6,796 dan rugi bersih tahun berjalan berhasil ditekan menyusut sebesar 12,8Y9 menjadi Rp 3,4 Miliar dibandingkan rugi bersih tahun 2024 yang mencapai Rp 3,9 Miliar.

Kerja keras manajemen dalam melakukan transformasi bisnis akhirnya membuahkan hasil manis di awal tahun 2026. Memasuki periode tiga bulan pertama (91-2026), kondisi finansial perseroan secara resmi mencatatkan status turnaround (pembalikan arah) ke zona profitabilitas yang tebal.

Pendapatan kuartalan pada 01 2026 tumbuh stabil menjadi Rp 36,0 Miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 34,1 Miliar. Kejutan terbesar datang dari pos laba bersih, di mana SURI secara spektakuler sukses mengantongi laba bersih senilai Rp 3,62 Miliar. Angka ini melonjak tajam dari raihan 91 2025 yang hanya berada di angka kisaran Rp 420 Juta.

Efisiensi rantai pasok dan pemulihan harga jual rata-rata (Average Selling Price / ASP) produk sarung tangan latex berhasil mendongkrak Margin Laba Bersih (Net Profit Margin / NPM) SURI secara dramatis ke level 10,05Y9 pada awal tahun 2026. Ini merupakan level margin kuartalan tertinggi perseroan dalam beberapa tahun terakhir.

Di samping perbaikan profitabilitas, kekuatan utama PT Maja Agung Latexindo Tbk terletak pada manajemen risiko keuangan yang sangat konservatif. Posisi neraca per akhir Desember 2025 menunjukkan total aset perseroan berada di angka Rp 386,5 Miliar, ditopang oleh struktur modal yang solid dengan total ekuitas mencapai Rp 340,5 Miliar.

Perseroan juga mempertahankan tingkat utang (leverage) yang sangat minimal. Dengan utang jangka pendek sebesar Rp 41,0 Miliar dan utang jangka panjang yang hanya Rp 5,0 Miliar, Rasio Utang terhadap Ekuitas (Debt to Eguity Ratio / DER) SURI tercatat di level 0,14 kali.

Posisi ini memberikan ruang likuiditas dan fleksibilitas yang sangat luas bagi perusahaan untuk mendanai ekspansi pabrik ke depan tanpa terbebani oleh risiko bunga tinggi.

Ditengah ketidakstabilan kondisi politik dan ekonomi global, Perseroan masih cukup optimis memandang prospek bisnis produksi sarung tangan yang telah digeluti PT Maja Agung Latexindo, Tbk selama puluhan tahun.

Dengan pengalaman yang cukup panjang Perseroan mempercayai bahwa kegiatan usaha yang dilakukan Perseroan masih akan terus berkembang di kancah internasional.

#PT Maja Agung Latexindo, Tbk

#Media Partners PT Maja Agung Latexindo, Tbk

Exit mobile version