Suara Republik.com
Labuan , pembinaan karakter generasi muda, hal ini disampaikan okeh Kapolres Pandeglang Akbp Sony Harsono,S.H, S.Ik, Mh melalui Kapolsek Labuan Polres Pandeglang Polda Banten, Akp Badri Hasan, S.M,M.M., Selaku Pembina Upacara Bendera Merah Putih di SMKN 3 Pandeglang, lokasi berada di desa Caringin Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. pada hari Senin 12 Oktoberl 2026
Upacara yang digelar di halaman sekolah tersebut berlangsung dengan penuh khidmat, tertib dan penuh semangat nasionalisme.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Sekolah SMKN 3 Pandeglang Bapak Dedi wara susandi ,M.Pd, anggota Polsek Labuan, para dewan guru, staf dan Tata Usaha (TU) SMKN 3, serta seluruh siswa-siswi SMKN 3 Pandeglang dengan jumlah peserta kurang lebih 900 orang.
Adapun susunan acara upacara berjalan sesuai tata upacara pada umumnya, mulai dari masing-masing pemimpin pasukan menyiapkan pasukannya, pemimpin upacara memasuki lapangan upacara, penghormatan kepada pemimpin upacara, laporan, pembina upacara memasuki lapangan upacara, penghormatan kepada pembina upacara, laporan pemimpin upacara kepada pembina upacara, pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta dipimpin pembina upacara, pembacaan Teks Pancasila, pembacaan Teks Undang-Undang Dasar 1945, pembacaan Janji Siswa, amanat pembina upacara, menyanyikan lagu wajib nasional, pembacaan doa, hingga upacara selesai.
Dalam amanatnya yang mengusung tema “Pelajar Berkarakter Pancasila Menuju Indonesia Emas 2045”, AKP Badri menyampaikan pesan yang sangat relevan dengan kondisi generasi muda saat ini.
Ia mengawali sambutannya dengan salam kebangsaan, “Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Salam sejahtera bagi kita semua, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan. Yang saya hormati, Kepala Sekolah SMK 3 Pandeglang beserta jajaran guru dan staf, serta para siswa dan siswi yang saya banggakan.”
“Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena pada hari ini kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat wal afiat untuk mengikuti upacara bendera di sekolah tercinta ini,” ucapnya.
Akp Badri Hasan,.SM,.MM menjelaskan bahwa tema tersebut sangat relevan karena para pelajar saat ini hidup di era yang berbeda dari generasi sebelumnya, era digital yang menuntut mereka untuk lebih cerdas, bijak, dan adaptif sesuai dengan dinamika perkembangan zaman yang begitu cepat.
Menurutnya, tujuan pendidikan di tingkat SMA/SMK bukan hanya untuk mendapatkan nilai akademis yang tinggi, tetapi pendidikan adalah proses pembentukan karakter, pengembangan potensi diri untuk menjadi pribadi yang berintegritas, mandiri, tanggung jawab dan memiliki daya saing yang tinggi.
“Sebagai seorang pelajar, kewajiban utama kalian adalah belajar dengan tekun dan penuh rasa tanggung jawab. Ingat, ilmu adalah bekal utama untuk menghadapi tantangan di masa depan. Jadilah pelajar yang aktif dan proaktif, disiplin, jujur dan kerja keras adalah kunci untuk menguasai ilmu pengetahuan,” tegas Akp Badri di hadapan peserta upacara.
Lebih lanjut, Kapolsek Labuan juga mengutip kebijakan Mendikdasmen Abdul Mu’ti Nomor 13 Tahun 2025 tanggal 29 Agustus 2025 tentang perubahan kurikulum pendidikan yaitu penerapan nilai karakter Pancasila kepada peserta didik sebagai warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab dalam penyampaian pendapat, serta memastikan keselamatan mereka dari kegiatan berisiko, sambil menanamkan nilai karakter seperti santun, kritis, peduli dan bertanggung jawab.
Tak hanya itu, ia juga menyampaikan penegasan dari Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Sylvana Maria Apituley, yang menegaskan bahwa pelajar tidak diperbolehkan terlibat dalam demonstrasi atau unjuk rasa tanpa edukasi. Hal tersebut bukan bentuk partisipasi melainkan eksploitasi pelajar dan keterlibatan pelajar dalam aksi semacam itu dianggap bertentangan dengan UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
Kebijakan Kemendikdasmen dan KPAI tersebut menekankan pentingnya belajar dan menuntut ilmu dengan penuh tanggung jawab sesuai dengan tata tertib sekolah, dilarang untuk demonstrasi, penyampaian pendapat agar dibatasi dan diawasi oleh guru dan orangtua.
Ia juga mengajak untuk menciptakan suasana belajar yang menggembirakan yang menjadi prinsip utama pembelajaran agar terbebas dari tekanan dan ancaman. Menurut Ki Hajar Dewantara dalam konsep Taman Siswa dimana kebebasan berekspresi, keamanan dan kenyamanan akan memotivasi pelajar untuk mengeksplorasi ilmu pengetahuan, berekspresi, kritis dan berkreasi tanpa hambatan.
Pada kesempatan yang penuh makna tersebut, Akp Badri memberikan 5 pesan penting dan imbauan kamtibmas kepada seluruh peserta upacara yang hadir:
1. Tidak terbawa arus untuk melakukan demonstrasi, sesuai instruksi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah serta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), fokuslah pada belajar.
2. Bijak dalam bersosial media, jangan mudah menyebarkan berita hoaks, ujaran kebencian (Hate Speech), konten yang mengandung unsur SARA yang dapat dipidana dengan Undang-Undang ITE.
3. Hindari tawuran, perkelahian, pengeroyokan, perundungan (Bullying) dan tindakan kekerasan lainnya, karena pelakunya dapat dipidana penjara hingga 5 tahun.
4. Jauhi penyalahgunaan narkoba, mengingat modus peredaran narkoba saat ini banyak menyasar anak-anak sekolah. Penyalahgunaan narkoba dapat dipidana dengan hukuman terberat hukuman mati dan atau pidana kurungan.
5. Tidak melakukan balapan liar, karena sangat berbahaya, dapat menyebabkan kecelakaan fatal dan sangat meresahkan masyarakat. Pelaku balapan liar diancam pidana kurungan dan atau denda.
“Sebagai penutup, masa depan bangsa ini ada di tangan pelajar generasi muda. Jadikan Pancasila dalam setiap langkah dan sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas AKP Badri Hasan,.SM,.MM mengakhiri amanatnya yang disambut tepuk tangan meriah dari para siswa.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Dedi Wara selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolsek Labuan yang telah meluangkan waktu untuk menjadi pembina upacara dan memberikan pembinaan serta motivasi yang sangat bermanfaat bagi para siswa.
Kegiatan upacara selesai pada pukul 08.00 WIB, dan selama kegiatan berlangsung situasi dalam keadaan aman, tertib, lancar dan kondusif.
Diharapkan dengan adanya kegiatan pembinaan seperti ini, para siswa-siswi SMK 3 Pandeglang dapat menjadi generasi penerus bangsa yang berkarakter, berakhlak mulia, cinta tanah air dan terhindar dari kenakalan remaja serta hal-hal negatif.







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.