banner 325x300
banner 325x300
BeritaDaerahHukumKriminalPeristiwaTNI/POLRIViral

Tamparan Keras Bagi Institusi Polri Terkhusus Polda Sumut dan Polres Binjai, Arena Adu Ayam Milik.Codet serta Aan Tantang APH

×

Tamparan Keras Bagi Institusi Polri Terkhusus Polda Sumut dan Polres Binjai, Arena Adu Ayam Milik.Codet serta Aan Tantang APH

Sebarkan artikel ini

Suararepublik.com Binjai – Codet dan Aan sepertinya kali ini membuat Polisi khususnya Polda Sumut dan Polres Binjai mati kutu dan tidak mampu melawan kehendak mereka. Ini dapat dibuktikan dengan tetap digelarnya perjudian laga ayam pada Minggu (20/9/2026).

Hal ini diketahui dengan nekatnya kedua orang tersebut mendatangkan Mr. Phuwong Farm dari Thailand ke Kota Binjai. Apalagi saat ini penantang itu telah hadir di Kota Medan dari Thailand dan diinapkan disebuah apartemen di Kota Medan.

BACA JUGA:  Lanud Sjamsudin Noor Kerahkan Tangki Portable dan Gambut Injection di Kawasan Ring I Bandara Sjamsudin Noor Atasi Titik Api Karhutla

Arena laga ayam yang terletak di Jalan Gunung Sinabung Binjai ini seakan mendapat restu dari institusi Polri khususnya Polda Sumut dan Polres Binjai. Ini diketahui dengan enggannya Kapolda menindak tempat tersebut walaupun telah berulangkali dikirim berita tentang adanya perjudian laga ayam itu. Sedangkan Polres Binjai yang dipimpin oleh AKBP. R. Bimo Moernanda hanya mengatakan akan menindak, sedangkan Kasat Reskrimnya AKP. Hotdiatur malah bungkam seribu bahasa.

Patut diduga adanya penerimaan sejumlah upeti agar arena tersebut tetap aman, apalagi dengan bungkamnya Polri. Sedangkan masyarakat Kota Binjai yang ditemui oleh awak media ini bernama Rudi mengatakan bahwa kalau hal ini benar – benar terjadi maka patut diduga adanya penerimaan upeti kepada APH. Sebab kalau tidak mengapa takut menindaknya

BACA JUGA:  Gelar Aksi Unjuk Rasa Jilid II, PW IPA Sumut Desak Kapolda Sumut Sikat Bandar Judi Berinisial AK

Sementara itu, Aan selaku pihak penyelenggara mengatakan bahwa menganggap remeh dengan adanya pemberitaan ini. Dirinya tidak takut kepada APH, karena diduga telah memberikan sejumlah setoran. Apabila hal ini benar maka institusi Polri sudah tidak dianggap oleh kedua orang ini. Demikian ujar warga Binjai itu. (Tim)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *