banner 325x300
banner 325x300
BeritaDaerah

🎶 KBCE: Sang Penjaga Tradisi Kembali Dipercaya Menggemakan Lagu-Lagu Minang di Seluruh Ranah Minangkabau

×

🎶 KBCE: Sang Penjaga Tradisi Kembali Dipercaya Menggemakan Lagu-Lagu Minang di Seluruh Ranah Minangkabau

Sebarkan artikel ini

Beritarepublikviral//PADANG, — Sejarah kecil namun bermakna tengah ditulis oleh Komunitas Bintang Ceria, yang dengan senyum bangga dan langkah kharismatiknya, kini kembali diacungin 2 jempol oleh kepercayaan masyarakat.

Setelah berhasil membuat rebana-rebana berbicara dengan lantang dan meriah di udara Kota Padang awal September lalu, nama KBCE kini terukir lebih dalam di panggung kebudayaan Sumatera Barat.

Angin berita yang membawa kabar gembira itu akhirnya tiba: Komunitas Bintang Ceria telah resmi ditunjuk sebagai jantung penyelenggara Festival Lagu Minang se-Provinsi Sumatera Barat, yang akan bergema megah pada 25 September 2026.

Kepercayaan ini bukanlah hadiah yang jatuh begitu saja dari langit. Ia adalah buah manis yang tumbuh dari tanah kesungguhan, disiram keringat, dan dipupuk oleh dedikasi yang tak kenal lelah.

BACA JUGA:  Wakapolri Tanamkan Kepedulian Sosial Kepada Taruna Akpol Lewat Santunan Anak Yatim Di Hari Bhayangkara

Ketika Festival Rebana lalu berlalu dengan kemeriahan yang memukau, ketertiban yang memancar, dan tepuk tangan yang menggema dari setiap penjuru, para penentu kebijakan berbisik satu sama lain: “Inilah tangan yang layak memegang panji budaya kita.”

Fahyu Yeretti, yang dengan jiwa kepemimpinannya telah mengarahkan rebana-rebana itu berdetak serasi, kini menatap rekan-rekannya dengan mata yang berkaca-kaca penuh syukur.

“Terima kasih, sahabat-sahabatku yang tak pernah kenal kata lelah. Kalian adalah napas di balik setiap ketukan rebana. Waktu yang kalian korbankan, tenaga yang kalian tumpahkan, dan hati yang kalian bawa ke dalam pekerjaan ini — semuanya tak sia-sia.

BACA JUGA:  Hari Ke-6 Pasca Gempa, Polri Terus Bergerak. Brimob Dan Bantuan Logistik Konsisten Dikirim Ke NTT

Kesuksesan kemarin bukan milik satu orang, melainkan milik kita semua, yang berdiri bahu-membahu seperti satu tubuh yang utuh,” ucap Fahyu Yeretti, seakan berbicara kepada setiap detik waktu yang telah mereka lalui bersama.

Kini, panggung yang lebih luas telah menanti. Zon Titamura, Ketua KBCE yang memegang kemudi dengan tangan yang kokoh, menyambut amanah ini dengan hati yang lapang namun penuh tanggung jawab.

“Amanah ini datang bukan hanya sebagai kehormatan, tetapi juga sebagai panggilan jiwa yang baru. Jika sebelumnya kita telah membuat rebana bernyanyi memuji keagamaan dan keindahan budaya kita, kini saatnya kita biarkan lagu-lagu Minang terbang lebih tinggi, menembus awan dan menyapa setiap sudut ranah Minangkabau.

BACA JUGA:  26 Tahanan Narkoba Polda Kaltim Dapat Fasilitas BPJS Lewat Program Sulam

Kami berjanji: standar keunggulan tak akan kami turunkan. Panggung ini akan menjadi rumah terbaik bagi para penyanyi, pencipta lagu, dan pecinta seni kita. Mari kita buktikan bahwa budaya kita masih muda, masih kuat, dan masih selalu dicintai,” tegas Zon Titamura, dengan semangat yang menular ke setiap orang yang mendengarnya.

Langit Sumatera Barat seakan tersenyum melihat kiprah KBCE yang kian hari kian bersinar. Di penghujung September nanti, bukan hanya lagu yang akan terdengar, melainkan suara hati sebuah komunitas yang tak pernah berhenti berkata: Budaya kita adalah harta abadi, dan menjaganya adalah kehormatan terbesar kita.(Tb Mhd Arief Hendrawan)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *