Suara Republik.com: Irsof
JAKARTA — Lima remaja diamankan Tim Patroli Gabungan Brimob Batalyon B Pelopor bersama Perintis Polres Metro Jakarta Timur saat diduga hendak melakukan tawuran di kawasan Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur, Minggu (6/9/2026) dini hari.
Dalam penindakan tersebut, petugas turut mengamankan tiga senjata tajam yang ditemukan saat pemeriksaan dan penyisiran. Kelima remaja beserta barang bukti kemudian dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Peristiwa bermula sekitar pukul 03.28 WIB saat tim gabungan melihat sejumlah pemuda berboncengan tiga di kawasan Jalan I Gusti Ngurah Rai. Ketika hendak dihentikan, kelompok tersebut berusaha melarikan diri sehingga petugas melakukan pengejaran.
Lima pemuda akhirnya berhasil diamankan. Petugas kemudian melakukan penyisiran dan menemukan tiga senjata tajam yang diduga berkaitan dengan rencana aksi tawuran.
Sebelum penindakan, tim gabungan telah melakukan patroli rayonisasi KRYD di sejumlah titik wilayah Jakarta Timur, di antaranya Jalan Jenderal Basuki Rachmat dan Jalan Jenderal R.S. Soekanto. Patroli dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap tawuran maupun potensi tindak kriminalitas jalanan.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan, patroli akan terus dilakukan secara intensif, terutama pada waktu dan lokasi yang dinilai rawan terjadi gangguan kamtibmas.
“Kehadiran personel di lapangan merupakan langkah preventif untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, sekaligus mencegah terjadinya gangguan kamtibmas. Setiap temuan yang berpotensi membahayakan akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan,” ujarnya.
Dir Samapta Polda Metro Jaya Kombes Pol. Wahyu Dwi Ariwibowo menegaskan, patroli gabungan akan terus dilakukan secara konsisten sebagai langkah preventif untuk mencegah tawuran dan gangguan kamtibmas, khususnya pada waktu dan lokasi yang rawan.
“Patroli akan terus kami lakukan secara konsisten, khususnya pada jam dan lokasi yang rawan. Kami mengimbau masyarakat, terutama para orang tua, untuk turut mengawasi aktivitas anak-anak agar tidak terlibat tawuran maupun membawa senjata tajam,” ujarnya.
Polisi selanjutnya masih melakukan pemeriksaan terhadap kelima remaja tersebut untuk mendalami dugaan rencana tawuran serta asal-usul tiga senjata tajam yang diamankan.







