Suararepublik.com Medan – Seorang mahasiswa Universitas HKBP Nomensen (UHN) Medan mengalami luka-luka setelah motornya disenggol mobil Toyota Fortuner hitam di Jalan Gatot Subroto, Selasa (2/9/2026). Korban mengaku kecewa dengan sikap petugas Polsek Medan Baru yang dinilai tidak profesional karena membiarkan pengemudi mobil pergi tanpa mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.30 WIB di tengah kepadatan lalu lintas. Mobil Fortuner hitam menyenggol sepeda motor yang dikendarai mahasiswa berusia 21 tahun tersebut hingga terjungkir. Warga sekitar langsung menolong korban yang mengalami luka di bagian kaki dan kerusakan pada kendaraannya.
Dua personel Satpol PP yang berada di lokasi sempat mengejar mobil Fortuner dan menyarankan pengemudi untuk menyelesaikan masalah di Mapolsek Medan Baru. Petugas Satpol PP kemudian menemui korban dan memintanya mendatangi polsek.
Namun, saat tiba di Mapolsek Medan Baru dengan kondisi tertatih-tatih, korban bertemu dengan petugas bernama Samuel. Ia menyampaikan bahwa mobil Fortuner hitam telah menyenggolnya.
“Sudah pergi pengendaranya karena saya lihat tidak ada korban,” ujar Samuel kepada mahasiswa tersebut.
Menanggapi pernyataan itu, mahasiswa menyatakan kekecewaan yang mendalam. Luka yang diderita dan kerusakan motornya tidak mendapat tanggung jawab dari pihak mana pun.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Kapolsek Medan Baru terkait dugaan ketidakprofesionalan anggotanya dalam menangani kasus ini. (Tim)







