Pada kesempatan tersebut, M. Batubara turut menyampaikan pesan kepada seluruh wartawan di Indonesia agar tetap menjalankan tugas jurnalistik dengan semangat, profesional, dan berpegang teguh pada kode etik jurnalistik.
Ia mengingatkan bahwa berbagai tantangan di lapangan tidak boleh membuat wartawan kehilangan semangat dalam menyampaikan informasi yang dibutuhkan masyarakat. Namun, wartawan juga diharapkan selalu mengutamakan keselamatan, menjaga profesionalisme, serta memahami ketentuan hukum dalam menjalankan tugasnya.
“Saya mengimbau seluruh wartawan di Indonesia agar tetap semangat dan solid saat bertugas di lapangan. Jangan merasa sendirian ketika menghadapi persoalan. Jika ada rekan wartawan yang mengalami intimidasi, kekerasan, atau persoalan saat menjalankan tugas jurnalistik, mari kita bersatu untuk membantu dan mengatasinya melalui langkah-langkah yang benar,” kata M. Batubara.
Ia menegaskan bahwa solidaritas insan pers sangat penting untuk memperjuangkan perlindungan terhadap wartawan sekaligus menjaga kemerdekaan pers di Indonesia.
Menurutnya, solidaritas tersebut harus diwujudkan melalui kepedulian, pendampingan, pengumpulan fakta, pelaporan kepada pihak berwenang, serta pengawalan proses hukum secara bertanggung jawab.
M. Batubara menambahkan bahwa AMAN akan terus mendorong terciptanya lingkungan kerja jurnalistik yang aman dan menghormati kemerdekaan pers. Ia berharap seluruh pihak, termasuk aparat penegak hukum, dapat menjadikan perlindungan wartawan sebagai perhatian bersama.
“Wartawan harus bisa bekerja dengan aman tanpa rasa takut terhadap ancaman maupun kekerasan. Kita ingin hubungan yang baik antara pers dan kepolisian terus terjaga. Namun, apabila terjadi pelanggaran, penanganannya harus jelas dan adil agar kejadian serupa tidak terulang,” tutupnya. (Tim))

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.