BeritaRepublikViral // PADANG, — Pintu kebaikan kembali terbuka lebar. Pada Selasa, 9 September 2026, pukul 09.30 WIB, di Palanta Kota Padang, Jalan Ayani, suasana penuh kehangatan menyelimuti pertemuan yang sarat makna. Wali Kota Padang beserta jajarannya menyambut kedatangan Ir. Syafril Ulbi B.Sc. Dt. Bagindo Rajo, Ketua LKAAM Kota Padang, bersama jajaran Panitia Musyawarah Daerah (Musda) IX LKAAM Kota Padang. Pertemuan itu bukan sekadar pertemuan biasa—ia adalah pertemuan dua hati yang berjalan pada satu jalur kebaikan.
🤝LANGKAH BERSAMA MENUJU PENTAS ADAT
Rombongan LKAAM yang berjalan menghadap Wali Kota Padang membawa harapan besar dan tekad yang tak tergoyahkan. Di barisan terdepan berdiri Ir. Syafril Ulbi B.Sc. Dt. Bagindo Rajo, diikuti Panitia Musda IX yang dipimpin oleh Drs. Yol Kamaruddin Dt. Sati Nan Balapiah selaku Ketua Panitia, serta Helpin Rajo Sampono sebagai Sekretaris, didampingi seluruh anggota Panitia Pengarah dan Panitia Pelaksana. Langkah mereka berirama, hati mereka bersatu, seakan alam pun ikut tersenyum menyaksikan persatuan para pemangku adat dan pemimpin kota.
Dari pertemuan yang penuh berkah ini, lahirlah keputusan yang telah dinanti-nanti: Musda IX LKAAM Kota Padang Insya Allah akan dilaksanakan pada tanggal 22 September 2026, dan akan dibuka secara langsung oleh Wali Kota Padang. Sebuah pengukuhan bahwa adat dan pemerintahan berjalan beriringan, bagai dua kaki yang menopang satu tubuh.
🌅EMPAT PILAR KEBAIKAN YANG DIPELUK BERSAMA
Pertemuan itu membuahkan kesepahaman yang begitu indah—seakan-akan setiap kata yang terucap saling memeluk dan menguatkan. Wali Kota Padang dan rombongan LKAAM sama-sama berjanji untuk bahu-membahu membangun Kota Padang yang lebih mulia, berdiri di atas empat pilar kokoh:
🌿 Pertama, menumbuhkan taman akhlak di setiap jiwa. Pendidikan yang menanamkan akhlaqul qarimah, sejalan dengan program ABS-SBK (Smart Surau), agar surau kembali menjadi rumah ilmu dan cahaya bagi anak kemenakan.
🌿 Kedua, membentengi masyarakat dari segala keburukan. Kita berdiri tegak menolak segala bentuk kejahatan—narkoba, LGBT, tawuran, balap liar, dan perundungan tanpa alasan yang jelas. Kita tanamkan: Padang adalah rumah yang aman, bukan ladang keburukan.
🌿 Ketiga, menjaga obor adat agar tak pernah padam. Memperdalam pemahaman akan adat istiadat, melestarikan budaya luhur yang berpijak pada Filsafat Minangkabau, agar warisan leluhur tetap bernapas di dada anak cucu kita.
🌿 Keempat, janji yang menghangatkan hati. Bapak Wali Kota Padang dengan tulus menyampaikan bahwa mulai tahun 2026, anggaran rutin akan disiapkan setiap tahun untuk mendukung operasional LKAAM. Sebuah bukti nyata bahwa pemerintah kota memeluk keberadaan lembaga adat sebagai mitra sejati dalam membangun kota.
💚SACIOK BAK AYAM, SADANCIANG BAK BASI
Semua kebaikan ini tak lahir dengan sendirinya. Ia tumbuh dari ketulusan hati, dari kerja keras yang ikhlas, dari semangat persaudaraan yang tak pernah pudar. Seperti semboyan yang selalu kita junjung tinggi: Saciok bak ayam, sadanciang bak basi—satu suara, satu irama, satu tujuan.
Semoga segala langkah yang kita tapak ini menjadi ladang amal yang terus tumbuh hingga ke akhirat. Semoga Musda IX LKAAM Kota Padang kelak menjadi babak baru yang lebih cemerlang, di mana adat semakin tegak, masyarakat semakin beradab, dan Kota Padang semakin bersinar dengan cahaya kebaikan.
Karena kita tidak berjalan sendirian. Kita berjalan bersama, digandeng tangan, diiringi doa, dan dipimpin oleh kehendak Allah SWT. 🤲✨
Semoga semua langkah ini diridhoi Allah dan dicatat sebagai amal jariyah yang tak terputus. Aamiin Ya Rabbal ‘Aalamiin.(Tb Mhd Arief Hendrawan)
