Berita

Sidokkes Polres Kutim Uji Menu MBG, Tak Mau Ambil Resiko

Suara Republik.Com

Sangatta, 21 Agustus 2026

Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Kutai Timur melakukan pemeriksaan keamanan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Kutai Timur, Jumat (21/8/2026).

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan makanan yang disiapkan dan didistribusikan kepada penerima manfaat dalam kondisi aman serta layak dikonsumsi.

Kapolres Kutai Timur AKBP Aryansyah mengatakan, pemeriksaan makanan menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan program MBG berjalan dengan baik, khususnya dari aspek keamanan pangan.

“Kami tidak ingin mengambil risiko. Setiap makanan yang akan diberikan kepada penerima manfaat harus dipastikan aman dan layak dikonsumsi,” ujar AKBP Aryansyah.

Dalam pemeriksaan tersebut, Tim Sidokkes Polres Kutai Timur bersama tim pengawasan melakukan pengecekan terhadap sejumlah menu MBG yang disiapkan di SPPG Polres Kutai Timur.

Menu yang diperiksa terdiri dari nasi liwet, telur goreng asam manis, tumis wortel jagung, tempe orek dan kelengkeng. Menu tersebut disiapkan dalam dua ukuran porsi, yakni ompreng porsi kecil dan porsi besar.

Pemeriksaan keamanan pangan dilakukan melalui tes kimiawi dan uji organoleptik. Tes kimiawi meliputi pemeriksaan sianida, formalin, boraks, arsen dan nitrit.

Sementara uji organoleptik mencakup pemeriksaan bentuk, warna, bau dan rasa makanan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh parameter yang diuji dinyatakan memenuhi pemeriksaan keamanan makanan. Hasil uji juga menunjukkan makanan yang disiapkan layak untuk dikonsumsi.

“Pemeriksaan ini merupakan bentuk pengawasan agar makanan yang diterima anak-anak benar-benar dalam kondisi aman. Kami memastikan seluruh tahapan dilakukan dengan baik,” kata Aryansyah.

Pada pelaksanaan MBG kali ini, makanan didistribusikan kepada 1.312 penerima manfaat. Penerima tersebut terdiri dari 747 siswa SDN 011, 439 siswa SDN 015 dan 126 penerima dari TK Bhayangkara.

Dari total tersebut, SDN 011 menerima 352 porsi kecil dan 395 porsi besar. SDN 015 menerima 234 porsi kecil dan 205 porsi besar, sedangkan TK Bhayangkara menerima 114 porsi kecil dan 12 porsi besar.

Distribusi MBG didukung dua unit kendaraan operasional yang digunakan untuk mengantarkan makanan kepada penerima manfaat.

Kapolres Kutim menegaskan, pengawasan terhadap keamanan makanan akan terus dilakukan sebagai upaya memberikan jaminan kepada masyarakat, khususnya anak-anak penerima program MBG.

“Yang paling utama adalah keamanan dan kelayakan makanan. Kami akan terus melakukan pengawasan dan pemeriksaan untuk memastikan program MBG berjalan aman dan memberikan manfaat bagi penerima,” tegasnya.

 

Sumber : Humas Polres Kutim

Editor : Aroel Mandang

Exit mobile version