BeritaDaerahHukumKriminalPeristiwaTNI/POLRIViral

Satresnarkoba Polres Binjai Ungkap Peredaran Catrige Pod Mengandung Etomidate, Dua Pelaku Diamankan

Suararepublik.com Binjai – Di bawah kepemimpinan Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., Satresnarkoba Polres Binjai berhasil mengungkap dugaan peredaran Catrige Pod yang diduga mengandung narkotika jenis etomidate di wilayah hukum Polres Binjai.

Pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait adanya seorang perempuan yang diduga dapat menyediakan Catrige Pod berisi etomidate. Menindaklanjuti informasi tersebut, Kasatresnarkoba Polres Binjai AKP Ismail Pane, S.H., M.H. memerintahkan personel melakukan penyelidikan dan undercover buy.

Pada Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 13.30 wib, petugas mengamankan FA (23) di Jalan T. Amir Hamzah, Kelurahan Nangka, Kecamatan Binjai Utara, setelah menyerahkan 3 buah Catrige Pod dengan berat brutto 20,20 gram. Dari FA turut diamankan 1 unit telepon seluler.

Hasil pengembangan kemudian mengarah kepada RFS (23). Pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 14.00 wib, petugas mengamankan RFS dan menyita 1 unit telepon seluler serta 1 unit mobil Nissan March warna silver.

Kedua terduga beserta barang bukti telah diamankan di Mako Polres Binjai untuk menjalani proses hukum dan penyidikan lebih lanjut.

Atas dugaan perbuatannya, keduanya disangkakan melanggar Pasal 119 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 609 ayat (1) huruf (b) UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo UU RI Nomor 1 Tahun 2006 tentang Penyesuaian Pidana.

Kapolres Binjai menegaskan bahwa Polres Binjai berkomitmen memberantas peredaran gelap narkotika dan akan terus menindak tegas setiap pihak yang terlibat, sekaligus mengajak masyarakat untuk aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Binjai., tegas AKBP Bimo Moernanda. (Tim)

Humasresbinjai

Gema Kemerdekaan di Atas Papan Catur: Relawan RT 03 Wijaya Kusuma Gelar ‘Catur Relawan Cup 2026’ JAKARTA BARAT – Suasana khidmat sekaligus meriah menyelimuti Jalan Swadaya 6, RT 03/RW 06, Kelurahan Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Di tengah hiruk-pikuk persiapan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, para relawan setempat memilih cara unik untuk merayakan: bertanding catur. Ajang bertajuk “Catur Relawan Cup 2026” ini bukan sekadar kompetisi strategi di atas papan hitam-putih. Lebih dari itu, turnamen yang berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis (11–13 Agustus 2026), menjadi simbol perekat sosial di tingkat akar rumput. Diinisiasi oleh Pos Pantau Keamanan dan Relawan RT 03, turnamen ini sukses menyedot perhatian warga. Suara bidak yang digeser dan langkah kuda yang melompat terdengar bersahut-sahutan, menandai ketegangan setiap babak penyisihan hingga final. Lebih Dari Sekadar Menang-Kalah Ketua Relawan RT 03, Jumhani, menekankan bahwa esensi kegiatan ini terletak pada nilai kebersamaan. Baginya, catur adalah media strategis untuk mengasah kekompakan tim relawan yang sehari-hari bertugas menjaga keamanan lingkungan. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menjalin silaturahmi dan meningkatkan kekompakan antarrelawan,” ujar Jumhani di sela-sela pertandingan. “Selain berkompetisi, yang paling penting adalah kebersamaan dan semangat menyambut HUT Kemerdekaan RI.” Suasana di lokasi dipenuhi semangat sportivitas tinggi. Para peserta, yang merupakan warga lokal dan anggota relawan, tampak fokus memeras otak, mencari celah strategi jitu untuk menjatuhkan lawan. Sorak-sorai penonton sesekali pecah ketika terjadi blunder atau langkah brilian dari para pemain. Ipang Taklukkan Lawan, Raih Juara I Setelah melalui persaingan sengit selama tiga hari, empat nama akhirnya berhasil keluar sebagai pemenang utama. Ipang tampil paling dominan dan konsisten, berhasil menggondol gelar Juara I. Disusul oleh Sujoni yang harus puas berada di posisi Juara II, serta Encep yang mengamankan tempat ketiga sebagai Juara III. Sementara itu, Eman berhasil menembus empat besar dan meraih gelar Juara IV. Keberhasilan turnamen ini membuktikan bahwa perayaan kemerdekaan tidak selalu harus berupa upacara besar atau pawai. Kegiatan sederhana di tingkat lingkungan ternyata memiliki daya magis dalam menjaga semangat gotong royong. Jumhani berharap, tradisi positif ini dapat terus dilestarikan. “Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut dan semakin meriah. Yang terpenting, kebersamaan dan kekompakan relawan tetap terjaga,” pungkasnya. Dengan berakhirnya Catur Relawan Cup 2026, semangat kemerdekaan di RT 03 Wijaya Kusuma kian membara, siap menyambut usia ke-81 Indonesia dengan hati yang bersatu dan pikiran yang strategis
Berita

Gema Kemerdekaan di Atas Papan Catur: Relawan RT…

Exit mobile version