BeritaDaerahHukumKriminalPeristiwaTNI/POLRIViral

Persadaan Putra Sembiring Yakin Kapolrestabes Medan Tuntaskan Laporan Dugan Fitnah Dirinya Memeras Maling Rp 250 Juta

Suararepublik.com Medan — Setelah sempat mempertanyakan perkembangan laporannya selama berbulan-bulan, Persadaan Putra Sembiring kini mengaku optimistis laporan dugaan fitnah dan pencemaran nama baik yang dibuatnya di Polrestabes Medan akan dituntaskan secara profesional oleh Kapolrestabes Medan

Persadaan sebelumnya melaporkan dugaan tuduhan yang menyebut dirinya melakukan pemerasan sebesar Rp250 juta kepada pihak yang disebutnya sebagai pelaku pencurian ponsel di usaha keluarganya di Pancur Batu, Deli Serdang.

Ia mengapresiasi langkah Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.Si., bersama jajaran Satreskrim Polrestabes Medan yang disebut mulai menindaklanjuti laporan tersebut.

Persadaan mengatakan, perkembangan itu diketahui setelah dirinya mendatangi Propam dan Wasidik Ditreskrimum Polda Sumatera Utara pada 7 Agustus 2026 untuk mempertanyakan penanganan laporan yang menurutnya sudah cukup lama belum menunjukkan perkembangan berarti.

“Setelah saya ke Polda waktu itu, laporan saya terkait dugaan tindak pidana fitnah atau pencemaran nama baik sudah diproses. Saya mendapatkan kabar bahwa penyidik sudah mengirimkan surat undangan klarifikasi kepada terlapor yang sebelumnya menuduh saya melakukan pemerasan sebesar Rp250 juta,” ujar Persadaan, Kamis (13/8/2026).

Menurut Persadaan, pemanggilan tersebut menjadi langkah penting untuk mengungkap dari mana tuduhan pemerasan itu berasal dan apa dasar pihak tertentu menyebarkan tuduhan tersebut.

Penyidik Disebut Akan Periksa Pihak Media dan Pihak Terkait

Tidak hanya terlapor, Persadaan juga menyebut penyidik Polrestabes Medan akan meminta keterangan dari pihak media atau pihak terkait yang sebelumnya mempublikasikan informasi maupun video mengenai tuduhan pemerasan tersebut.

“Informasi yang saya dapatkan, penyidik juga akan memeriksa wartawan atau pihak media yang memposting atau mengunggah video tersebut. Kabarnya penyidik sudah mengirimkan surat kepada pihak terkait untuk dimintai keterangan,” katanya.

Bagi Persadaan, pemeriksaan terhadap pihak yang pertama kali menyampaikan maupun menyebarluaskan tuduhan tersebut penting dilakukan agar perkara tidak berhenti pada saling klaim.

Ia berharap penyidik dapat menelusuri secara utuh rangkaian munculnya tuduhan, pihak yang menyampaikan, pihak yang mempublikasikan, hingga dampak yang ditimbulkan terhadap dirinya.

Berharap Tidak Berhenti di Tengah Jalan

Persadaan menegaskan dirinya menyerahkan proses tersebut kepada aparat penegak hukum. Ia hanya meminta agar laporan yang telah dibuatnya diproses secara transparan, objektif dan profesional berdasarkan alat bukti serta keterangan para pihak.

“Saya mengapresiasi Kapolrestabes Medan dan Satreskrim Polrestabes Medan yang sudah menanggapi dan memproses laporan saya. Saya berharap proses ini terus berjalan secara profesional dan tidak berhenti lagi, sehingga semua menjadi jelas berdasarkan fakta dan bukti,” tegasnya.

Ia juga menyatakan keyakinannya bahwa Kapolrestabes Medan dapat menuntaskan persoalan tersebut sehingga tuduhan yang selama ini dikaitkan dengan dirinya dapat diuji melalui proses hukum.

“Yang saya inginkan sederhana, siapa yang benar dan siapa yang salah biarlah dibuktikan melalui proses hukum. Jangan sampai tuduhan yang belum terbukti justru menjadi opini dan merusak nama baik seseorang,” pungkas Persadaan. (Tim)

Gema Kemerdekaan di Atas Papan Catur: Relawan RT 03 Wijaya Kusuma Gelar ‘Catur Relawan Cup 2026’ JAKARTA BARAT – Suasana khidmat sekaligus meriah menyelimuti Jalan Swadaya 6, RT 03/RW 06, Kelurahan Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Di tengah hiruk-pikuk persiapan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, para relawan setempat memilih cara unik untuk merayakan: bertanding catur. Ajang bertajuk “Catur Relawan Cup 2026” ini bukan sekadar kompetisi strategi di atas papan hitam-putih. Lebih dari itu, turnamen yang berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis (11–13 Agustus 2026), menjadi simbol perekat sosial di tingkat akar rumput. Diinisiasi oleh Pos Pantau Keamanan dan Relawan RT 03, turnamen ini sukses menyedot perhatian warga. Suara bidak yang digeser dan langkah kuda yang melompat terdengar bersahut-sahutan, menandai ketegangan setiap babak penyisihan hingga final. Lebih Dari Sekadar Menang-Kalah Ketua Relawan RT 03, Jumhani, menekankan bahwa esensi kegiatan ini terletak pada nilai kebersamaan. Baginya, catur adalah media strategis untuk mengasah kekompakan tim relawan yang sehari-hari bertugas menjaga keamanan lingkungan. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menjalin silaturahmi dan meningkatkan kekompakan antarrelawan,” ujar Jumhani di sela-sela pertandingan. “Selain berkompetisi, yang paling penting adalah kebersamaan dan semangat menyambut HUT Kemerdekaan RI.” Suasana di lokasi dipenuhi semangat sportivitas tinggi. Para peserta, yang merupakan warga lokal dan anggota relawan, tampak fokus memeras otak, mencari celah strategi jitu untuk menjatuhkan lawan. Sorak-sorai penonton sesekali pecah ketika terjadi blunder atau langkah brilian dari para pemain. Ipang Taklukkan Lawan, Raih Juara I Setelah melalui persaingan sengit selama tiga hari, empat nama akhirnya berhasil keluar sebagai pemenang utama. Ipang tampil paling dominan dan konsisten, berhasil menggondol gelar Juara I. Disusul oleh Sujoni yang harus puas berada di posisi Juara II, serta Encep yang mengamankan tempat ketiga sebagai Juara III. Sementara itu, Eman berhasil menembus empat besar dan meraih gelar Juara IV. Keberhasilan turnamen ini membuktikan bahwa perayaan kemerdekaan tidak selalu harus berupa upacara besar atau pawai. Kegiatan sederhana di tingkat lingkungan ternyata memiliki daya magis dalam menjaga semangat gotong royong. Jumhani berharap, tradisi positif ini dapat terus dilestarikan. “Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut dan semakin meriah. Yang terpenting, kebersamaan dan kekompakan relawan tetap terjaga,” pungkasnya. Dengan berakhirnya Catur Relawan Cup 2026, semangat kemerdekaan di RT 03 Wijaya Kusuma kian membara, siap menyambut usia ke-81 Indonesia dengan hati yang bersatu dan pikiran yang strategis
Berita

Gema Kemerdekaan di Atas Papan Catur: Relawan RT…

Exit mobile version