Suara Republik.Com
Sangatta, 14 Agustus 2026
Sidokkes Polres Kutai Timur melakukan pemeriksaan keamanan pangan atau food safety terhadap makanan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Polres Kutai Timur, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan Tim Sidokkes dan Tim Pengawasan untuk memastikan makanan yang akan didistribusikan kepada penerima dalam kondisi aman dan layak konsumsi.
Pemeriksaan dilakukan terhadap menu MBG yang terdiri dari dua ukuran porsi. Untuk porsi kecil, menu yang diperiksa meliputi nasi putih 100 gram, telur tamagoyaki 50 gram, tempe bumbu Bali 30 gram, mix vegetables 30 gram, serta melon 90 gram.
Sementara itu, porsi besar berisi nasi putih 150 gram, telur tamagoyaki 50 gram, tempe bumbu Bali 40 gram, mix vegetables 40 gram, dan melon 90 gram.
Tim melakukan sejumlah pengujian untuk memastikan tidak terdapat kandungan berbahaya pada makanan. Pengujian kimiawi meliputi sianida, formalin, boraks, arsen, dan nitrit. Seluruh hasil pengujian menunjukkan hasil sesuai atau aman.
Petugas juga melakukan uji organoleptik yang mencakup pemeriksaan bentuk, warna, bau, dan rasa. Seluruh parameter tersebut mendapatkan hasil baik.
Dari hasil pemeriksaan, makanan MBG dinyatakan layak dikonsumsi dan selanjutnya didistribusikan kepada penerima manfaat.
Total sasaran penerima MBG pada kegiatan tersebut mencapai 1.315 orang, dengan jumlah penerima sebanyak 1.315 orang.
Penerima terdiri atas siswa SDN 011 sebanyak 695 anak, SDN 015 sebanyak 235 anak, dan TK Bhayangkari sebanyak 114 anak untuk porsi kecil.
Sementara untuk porsi besar, penerima terdiri dari siswa SDN 015 sebanyak 168 anak, guru SDN 011 sebanyak 55 orang, guru SDN 015 sebanyak 37 orang, serta guru TK Bhayangkari sebanyak 12 orang.
Dalam proses distribusi, SPPG Polres Kutai Timur menyiapkan dua unit kendaraan operasional distribusi MBG.
Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Kutai Timur menjaga kualitas dan keamanan makanan sebelum dikonsumsi para penerima manfaat.
Kapolres Kutai Timur AKBP Aryansyah menegaskan bahwa aspek keamanan pangan menjadi perhatian penting dalam pelaksanaan program MBG.
“Kami memastikan makanan yang diberikan kepada anak-anak dan penerima manfaat telah melalui pemeriksaan. Keamanan dan kelayakan makanan menjadi hal yang harus diperhatikan sebelum makanan didistribusikan,” ujar AKBP Aryansyah.
Ia juga menekankan pentingnya pemeriksaan secara berkala sebagai langkah pencegahan agar makanan yang dikonsumsi masyarakat tetap aman dan memenuhi standar kesehatan.
“Pemeriksaan ini merupakan langkah preventif. Kami ingin memastikan setiap makanan yang disajikan dalam program MBG aman, layak konsumsi, serta dapat mendukung pemenuhan kebutuhan gizi para penerima manfaat,” katanya.
Pemeriksaan dilaksanakan oleh Tim Sidokkes Polres Kutai Timur, yakni Dea Noviyanti Saputri, bersama Tim Pengawasan yang terdiri dari Brigpol Andri dari Siwas dan Brigpol Yasinta dari Provos.
