Suara Republik.Com
Bengalon, 22 Agustus 2026
Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Poros Bengalon-Sangatta, Desa Muara Bengalon, Kecamatan Bengalon, Kutai Timur, Sabtu (22/8/2026) pukul 15.20 Wita.
Sebuah Toyota Rush warna cokelat dengan nomor polisi KT 1035 GG mengalami kecelakaan tunggal atau out of control hingga terjatuh ke dalam jurang dengan kedalaman sekitar 20 meter.
Pengemudi kendaraan, Muhammad Gunawan, pelajar asal Kabupaten Berau, selamat dalam insiden tersebut. Korban hanya mengalami luka lecet pada bagian lengan.
Kapolres Kutai Timur AKBP Aryansyah mengatakan informasi kecelakaan tersebut pertama kali diterima melalui layanan Call Center 110 Polres Kutai Timur.
“Layanan Call Center 110 menjadi sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan informasi maupun meminta bantuan kepolisian ketika terjadi keadaan darurat. Informasi yang masuk langsung kami tindak lanjuti dengan berkoordinasi bersama jajaran Polsek Bengalon,” kata Aryansyah.
Berdasarkan informasi awal, kendaraan bergerak dari arah Sangatta menuju Bengalon. Saat tiba di lokasi kejadian, kondisi jalan menikung dan menurun.
Dari arah berlawanan terdapat kendaraan yang diduga mengambil jalur Toyota Rush. Pengemudi kemudian membanting kemudi ke kiri hingga kendaraan keluar dari badan jalan dan terjun ke jurang.
Usai kecelakaan, pengemudi menghubungi Call Center 110 untuk meminta bantuan. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada fungsi terkait dan Polsek Bengalon.
Personel Polsek Bengalon selanjutnya mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendata korban serta saksi, dan melakukan pendataan terhadap kondisi kendaraan.
“Kecepatan dalam menerima dan meneruskan informasi sangat penting, terutama dalam penanganan kejadian yang membutuhkan respons kepolisian. Kami mengimbau masyarakat tidak ragu menghubungi 110 apabila membutuhkan bantuan atau menemukan kejadian yang memerlukan kehadiran petugas,” ujarnya.
Akibat kecelakaan tersebut, Toyota Rush mengalami kerusakan pada bagian bodi depan, belakang, serta sisi kanan dan kiri. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp100 juta.
Polisi menduga kecelakaan dipengaruhi kondisi jalan yang menikung dan menurun serta faktor pengemudi yang kurang berhati-hati dalam mengendalikan kendaraan. Kondisi cuaca saat kejadian dilaporkan cerah dengan jarak pandang luas.
Tidak ada korban meninggal dunia maupun luka berat dalam kecelakaan tersebut. Satu orang tercatat mengalami luka ringan.
Kapolres juga mengingatkan pengendara agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur dengan karakteristik jalan menurun dan menikung.
“Utamakan keselamatan, kurangi kecepatan dan pastikan kendaraan tetap terkendali, terutama saat melintasi jalan menikung dan menurun. Jangan memaksakan diri jika kondisi berkendara tidak memungkinkan,” pungkas Aryansyah.
