Berita

Kebakaran Lahan 2 Hektar Di Teluk Pemedas Berhasil Dipadamkan Berkat Kesiapsiagaan Polsek, Koramil dan Damkar Samboja Yang Bergerak Cepat

Suara Republik.Com

Samboja – Kukar, 30 Agustus 2026

Kebakaran lahan kembali terjadi di tengah kondisi cuaca panas dan kering yang melanda wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara. Kali ini, kobaran api muncul di kawasan perkebunan karet RT 004, Kelurahan Teluk Pemedas, Kecamatan Samboja, Sabtu (29/8/2026) sore.

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 16.00 WITA. Api dengan cepat membakar semak dan vegetasi kering di sekitar area perkebunan. Berdasarkan hasil pengecekan sementara, lahan yang terdampak diperkirakan mencapai kurang lebih dua hektare.

Informasi mengenai kebakaran langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan tim gabungan ke lokasi. Personel Polsek Samboja bersama Koramil, Damkar Matan Samboja dan PMI dikerahkan untuk melakukan pemadaman sekaligus mencegah api merambat ke kawasan perkebunan lainnya.

Sebanyak 15 personel terlibat dalam penanganan tersebut, terdiri dari empat personel Polsek Samboja, empat anggota Damkar Matan Samboja, tiga personel Koramil, serta empat personel PMI. Petugas didukung dua unit mobil tangki pemadam dan kendaraan patroli. Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan penyemprotan air dan penanganan pada sejumlah titik yang masih terdapat kobaran api.

Berkat respons cepat seluruh unsur, api berhasil dikendalikan sekitar pukul 17.30 WITA. Setelah kobaran padam, petugas melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada bara maupun titik panas yang berpotensi kembali menimbulkan kebakaran.

Lokasi kejadian diketahui berada sekitar 6,4 kilometer dari Markas Polsek Samboja. Jarak yang relatif terjangkau turut mendukung kecepatan personel dalam mencapai lokasi setelah menerima informasi kebakaran. Kapolsek Samboja AKP Mohamad Yazid mengapresiasi kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan kebakaran tersebut.

“Kecepatan dalam merespons laporan sangat penting agar api tidak semakin meluas. Kami juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan,” ujar AKP Mohamad Yazid.

Mengenai penyebab kebakaran, kepolisian masih melakukan pendalaman. Kondisi cuaca yang panas dan kering menjadi salah satu faktor yang diduga meningkatkan potensi terjadinya kebakaran, namun kepastian penyebab masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

Polsek Samboja juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran terbuka maupun aktivitas lain yang dapat memicu munculnya api, khususnya di tengah kondisi lahan yang relatif kering.

Peristiwa tersebut kembali menunjukkan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Api yang awalnya berada di area terbatas dapat dengan cepat meluas apabila tidak segera ditangani.

Berkat sinergi dan respons cepat Polsek Samboja, Koramil, Damkar Matan Samboja, serta PMI, kebakaran lahan seluas sekitar dua hektare tersebut berhasil dipadamkan dan situasi di lokasi kembali aman serta kondusif.

 

Sumber : Humas Polda Kaltim

Penulis : Aroel Mandang

Exit mobile version