Suara Republik.Com
Penajam Paser Utara, 30 Agustus 2026
Polres Penajam Paser Utara terus memperkuat komitmen dalam mencegah dan memberantas praktik perjudian online, khususnya di lingkungan internal Polri. Sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pembinaan, Kapolres Penajam Paser Utara AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU memberikan penekanan langsung kepada personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres PPU agar menjauhi segala bentuk perjudian, terutama judi online yang kini berkembang seiring pesatnya pemanfaatan teknologi digital.
Kegiatan penekanan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 28 Agustus 2026, di Ruang Satpas Satlantas Polres Penajam Paser Utara. Kegiatan tidak hanya diisi dengan penyampaian arahan dan penguatan komitmen, tetapi juga dirangkaikan dengan nonton bareng film No More Bets, penyampaian pesan-pesan edukatif serta sesi diskusi dan tanya jawab bersama seluruh personel.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Penajam Paser Utara Kompol Roganda, S.H., Kabagops Polres PPU AKP Aan Suharmanto, S.T., Kabag SDM Polres PPU AKP Adhi Apriliyan Setyawan, S.Sos., Kasat Lantas Polres PPU AKP Dedik Indria Prasetyo, S.H., M.H., Kasi Propam Polres PPU Iptu Calon Tarigan, para perwira serta seluruh personel Satlantas Polres Penajam Paser Utara.
Dalam arahannya, Kapolres PPU menegaskan bahwa setiap anggota Polri harus memiliki komitmen yang kuat untuk tidak terlibat dalam segala bentuk perjudian. Penekanan tersebut tidak hanya ditujukan kepada aktivitas perjudian secara langsung, tetapi juga mencakup seluruh bentuk keterlibatan yang dapat mendukung atau memfasilitasi praktik perjudian, seperti mempromosikan, menyebarluaskan maupun membantu aktivitas yang berkaitan dengan judi online.
Kapolres PPU mengingatkan bahwa judi online merupakan salah satu ancaman yang dapat menimbulkan dampak serius bagi kehidupan pribadi maupun profesional seseorang. Kemudahan akses melalui telepon genggam dan berbagai platform digital membuat perjudian online dapat menjangkau masyarakat dengan cepat. Kondisi tersebut menuntut setiap personel untuk memiliki kesadaran, pengendalian diri dan tanggung jawab dalam menggunakan teknologi.
Personel Polri, lanjutnya, harus mampu menjadi contoh dalam penggunaan media sosial dan teknologi digital secara bijak. Perkembangan teknologi seharusnya dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan positif, meningkatkan produktivitas dan memberikan manfaat, bukan justru digunakan untuk aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Kapolres Penajam Paser Utara AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU melalui Kasat Lantas Polres PPU AKP Dedik Indria Prasetyo, S.H., M.H. menyampaikan bahwa penekanan tersebut merupakan bentuk pembinaan internal sekaligus langkah preventif untuk memperkuat kesadaran personel terhadap bahaya perjudian online.
Menurut AKP Dedik Indria Prasetyo, keterlibatan dalam judi online dapat membawa berbagai dampak negatif, mulai dari kerugian finansial, kecanduan, persoalan keluarga hingga terganggunya konsentrasi dan pelaksanaan tugas.
“Setiap personel harus mampu menjaga diri dan tidak mudah tergiur dengan tawaran keuntungan besar yang bersifat instan. Judi online bukan jalan untuk memperoleh keuntungan, tetapi dapat membawa seseorang pada berbagai persoalan yang merugikan diri sendiri, keluarga maupun institusi,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa integritas merupakan salah satu fondasi utama dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri. Oleh karena itu, seluruh personel diharapkan senantiasa menjaga disiplin, etika dan perilaku agar kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri tetap terpelihara.
Setelah penyampaian penekanan, kegiatan dilanjutkan dengan nonton bareng film No More Bets. Pemilihan film tersebut menjadi bagian dari pendekatan edukatif untuk memberikan gambaran yang lebih nyata kepada personel mengenai berbagai risiko perjudian dan kejahatan berbasis digital.
Melalui film tersebut, personel diajak melihat bagaimana perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk menjebak korban melalui berbagai modus. Pesan moral yang terkandung dalam film diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran dan refleksi bagi seluruh personel agar lebih berhati-hati dalam menggunakan teknologi digital.
Kegiatan nonton bareng juga dimaksudkan untuk membangun pemahaman bersama bahwa kejahatan digital dapat berkembang dengan berbagai pola dan metode. Oleh karena itu, kewaspadaan, literasi digital dan kemampuan untuk mengenali berbagai modus kejahatan menjadi hal penting dalam kehidupan sehari-hari.
Film tersebut memberikan gambaran mengenai dampak yang dapat muncul ketika seseorang terjerumus dalam perjudian dan kejahatan digital. Dampaknya tidak hanya berkaitan dengan kondisi ekonomi, tetapi juga dapat memengaruhi hubungan keluarga, kehidupan sosial, kondisi psikologis serta masa depan seseorang.
Usai pemutaran film, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian penjelasan dan pesan-pesan pembelajaran oleh IPDA Doni F. Saisab selaku Kaurmintu Satlantas Polres Penajam Paser Utara.
Dalam penyampaiannya, ia menjelaskan berbagai pesan moral yang dapat diambil dari film No More Bets, terutama mengenai pentingnya menjauhi perjudian dan meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk penipuan berbasis digital.
Personel diingatkan untuk tidak mudah percaya terhadap tawaran keuntungan besar dan cepat yang beredar melalui media sosial maupun platform digital. Setiap personel juga diharapkan mampu menggunakan telepon genggam dan teknologi secara bijak, produktif serta bertanggung jawab.
Selain itu, personel ditekankan agar tidak mengakses, menyebarluaskan, mempromosikan maupun membantu aktivitas yang berkaitan dengan perjudian online. Sikap tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk menjaga diri sekaligus menjaga kehormatan institusi.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi secara interaktif. Personel Satlantas Polres PPU diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan, tanggapan dan pandangan terkait bahaya judi online, penipuan digital, penggunaan media sosial serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menghindari kejahatan berbasis teknologi.
Sesi diskusi berlangsung dengan antusias. Berbagai pertanyaan dan tanggapan menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman personel mengenai pentingnya kewaspadaan di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.
Kegiatan penekanan pencegahan judi online tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Penajam Paser Utara dalam membangun komitmen bersama untuk menjaga integritas dan profesionalisme seluruh personel.
Bagi institusi Polri, pencegahan terhadap keterlibatan anggota dalam aktivitas perjudian merupakan bagian penting dari pembinaan internal. Setiap personel diharapkan memiliki kesadaran bahwa perilaku pribadi juga memiliki pengaruh terhadap kepercayaan masyarakat terhadap institusi.
Melalui kegiatan ini, seluruh personel Satlantas Polres PPU diharapkan semakin memahami bahwa menjaga integritas bukan hanya dilakukan ketika menjalankan tugas, tetapi juga harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menggunakan media sosial dan teknologi digital.
Pencegahan judi online juga membutuhkan kesadaran individu untuk mampu mengendalikan diri dan tidak mudah tergoda oleh berbagai tawaran yang menjanjikan keuntungan secara cepat dan instan.
Dengan pendekatan penekanan, edukasi dan diskusi, Polres PPU berupaya membangun pemahaman yang lebih kuat mengenai bahaya perjudian online dan berbagai kejahatan digital.
Polres Penajam Paser Utara berkomitmen untuk terus melaksanakan langkah-langkah pembinaan dan pencegahan sebagai upaya menjaga kualitas sumber daya manusia Polri.
Pembinaan tersebut tidak hanya diarahkan pada peningkatan kemampuan personel dalam menjalankan tugas, tetapi juga penguatan karakter, integritas, disiplin dan tanggung jawab.
Melalui penguatan tersebut, seluruh personel diharapkan mampu menjadi anggota Polri yang profesional dan berintegritas serta dapat memberikan contoh positif kepada masyarakat.
Kegiatan penekanan Kapolres PPU yang dirangkaikan dengan nonton bareng film No More Bets diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada seluruh personel mengenai bahaya judi online dan berbagai dampak yang ditimbulkannya.
Dengan meningkatnya kesadaran dan pemahaman, seluruh personel Satlantas Polres PPU diharapkan memiliki komitmen yang semakin kuat untuk menjauhi segala bentuk perjudian, menggunakan teknologi secara positif dan bertanggung jawab serta senantiasa menjaga nama baik dan kehormatan institusi Polri. Tutupnya.
