“Hasil uji kimia menunjukkan seluruh sampel makanan negatif dari boraks, formalin, nitrit, nitrat, dan fosfat, dengan pH normal di angka 6,” pungkas dr. Sirovenesia Banjarnahor.
AKP Verry Purba menambahkan, secara keseluruhan, ketiga kegiatan pemeriksaan food safety di SPPG Polres Simalungun 1, 2, dan 3 berjalan dengan baik dan lancar tanpa ditemukan adanya kendala. Total penerima manfaat dari ketiga SPPG tersebut mencapai 8.255 orang, mencakup pelajar, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui di wilayah Kabupaten Simalungun.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus dipertahankan secara konsisten sebagai upaya preventif dalam menjaga kesehatan masyarakat, khususnya generasi muda dan kelompok rentan, sekaligus menjadi bentuk pengawasan berkelanjutan Polri terhadap kualitas pangan yang beredar dan dikonsumsi oleh masyarakat Simalungun. (Tim)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan