Berita

500 Warga Tumpah Ruah Ikut Karnaval Pembangunan HUT RI ke-81 di Sangkulirang, Polisi Pastikan Aman

Suara Republik.Com

Sangkulirang, 19 Agustus 2026

Sekitar 500 warga memadati ruas jalan di Kecamatan Sangkulirang, Kutai Timur, saat mengikuti dan menyaksikan Pawai Karnaval Pembangunan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Selasa (18/8/2026).

Kegiatan dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Rajawali, Desa Benua Baru, Kecamatan Sangkulirang. Pawai diikuti 38 kelompok yang terdiri dari pelajar SD, SMP dan SMA, instansi pemerintahan, pemerintah desa se-Kecamatan Sangkulirang, paguyuban, organisasi serta masyarakat.

Selain peserta berjalan kaki, sekitar 10 unit mobil yang telah dihias turut ambil bagian dalam karnaval pembangunan. Beragam penampilan dan kreativitas peserta membuat suasana perayaan kemerdekaan berlangsung meriah.

Camat Sangkulirang Cipto Buntoro bersama Kapolsek Sangkulirang IPTU Erik Bastian Danramil 09-02/Sangkulirang atau yang mewakili, serta unsur TNI AL dan instansi terkait turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Kapolsek Sangkulirang IPTU Erik Bastian mengatakan pihaknya bersama unsur terkait melakukan pengamanan untuk memastikan seluruh rangkaian pawai berjalan tertib dan aman.

“Pengamanan kami lakukan untuk memastikan seluruh peserta dan masyarakat yang menyaksikan karnaval tetap aman, sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas selama pawai berlangsung,” ujar Erik.

Pengamanan melibatkan 26 personel Polri, delapan personel TNI, enam personel Dinas Perhubungan serta lima personel Satpol PP.

Petugas ditempatkan di sejumlah titik sepanjang rute pawai, terutama pada persimpangan dan ruas jalan yang berpotensi mengalami kepadatan akibat aktivitas peserta dan masyarakat.

Adapun rute pawai dimulai dari Lapangan Rajawali Desa Benua Baru Ilir, kemudian melintasi Jalan Pattimura, Jalan Hang Tuah, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Hasanuddin, Jalan Yos Sudarso, Jalan Masjid Ar-Rahmah, Desa Benua Baru Ulu, Jalan RA Kartini, Jalan Panglima Batur, Jalan Imam Bonjol dan kembali finis di Lapangan Rajawali.

Setelah seluruh peserta tiba di lokasi finis, dewan juri melakukan penilaian terhadap kelompok peserta. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah.

Karnaval tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah untuk menampilkan kreativitas sekaligus memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan dalam memperingati kemerdekaan.

 

Sumber : Humas Polres Kutim

Editor : Aroel Mandang

Exit mobile version