Suara Republik.Com
Sangatta, 11 Agustus 2026
Polres Kutai Timur melalui Seksi Dokkes kembali melakukan pemeriksaan food safety terhadap makanan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang diproduksi SPPG Polres Kutai Timur, Selasa (11/8/2026).
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan makanan yang akan didistribusikan kepada penerima dalam kondisi aman dan layak konsumsi.
Kegiatan pemeriksaan melibatkan Tim Sidokkes Polres Kutai Timur, Tim Pengawasan Siwas, serta Provos. Pemeriksaan dilakukan terhadap menu makanan MBG yang terdiri dari porsi kecil dan porsi besar.
Menu porsi kecil terdiri dari nasi putih 100 gram, ayam Taliwang 40 gram, tempe goreng 30 gram, tumis sawi hijau dan wortel 30 gram, serta melon 90 gram.
Sementara menu porsi besar terdiri dari nasi putih 150 gram, ayam Taliwang 50 gram, tempe goreng 40 gram, tumis sawi hijau dan wortel 40 gram, serta melon 90 gram.
Dalam pemeriksaan kimiawi, petugas melakukan pengujian terhadap sejumlah zat berbahaya, yakni sianida, formalin, boraks, arsen, dan nitrit. Seluruh hasil pemeriksaan dinyatakan memenuhi standar pengujian.
Petugas juga melakukan uji organoleptik dengan memeriksa bentuk, warna, bau, dan rasa makanan. Hasil pemeriksaan seluruh indikator dinyatakan baik.
Kapolres Kutai Timur AKBP Aryansyah mengatakan pemeriksaan keamanan makanan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program MBG.
“Kami memastikan makanan yang diproduksi SPPG Polres Kutai Timur melalui pemeriksaan sebelum didistribusikan. Aspek keamanan dan kelayakan makanan menjadi perhatian utama karena menyangkut kebutuhan anak-anak dan penerima manfaat,” ujar AKBP Aryansyah.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh makanan yang disajikan dinyatakan layak dikonsumsi.
Pada distribusi kali ini, jumlah sasaran sekaligus penerima MBG mencapai 1.315 orang. Penerima terdiri dari siswa SDN 011 Sangatta, SDN 015 Sangatta, serta siswa dan guru TK Kemala Bhayangkari.
Rinciannya, porsi kecil diberikan kepada 695 siswa SDN 011, 235 siswa SDN 015, dan 114 siswa TK Kemala Bhayangkari.
Sementara porsi besar diberikan kepada 168 siswa SDN 015, 55 guru SDN 011, 37 guru SDN 015, serta 12 guru TK Kemala Bhayangkari.
Distribusi makanan didukung dua unit kendaraan operasional MBG SPPG Polres Kutai Timur.
AKBP Aryansyah menegaskan pengawasan terhadap keamanan makanan akan terus dilakukan secara berkala untuk memastikan program MBG berjalan sesuai standar.
“Pengawasan tidak hanya pada proses distribusi, tetapi juga memastikan makanan yang diberikan kepada penerima benar-benar aman dan layak dikonsumsi. Kami akan terus melakukan evaluasi agar kualitas pelayanan tetap terjaga,” tegasnya.
Dengan hasil pemeriksaan tersebut, makanan MBG SPPG Polres Kutai Timur dinyatakan aman dan layak konsumsi sebelum didistribusikan kepada 1.315 penerima.
