“Ketahanan keluarga menjadi kunci. Keluarga yang harmonis, saling peduli, dan memberikan perhatian kepada seluruh anggotanya akan menjadi benteng utama agar tidak terjerumus pada perilaku berisiko. Pencegahan HIV bukan hanya tugas pemerintah maupun DPRD, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh keluarga dan masyarakat,” ungkapnya.
Di akhir pemaparannya, Dr. Setyo kembali mengajak seluruh masyarakat untuk menghilangkan stigma terhadap ODHIV dan memperlakukan mereka sebagai bagian dari masyarakat tanpa diskriminasi.
“Jangan melakukan stigmatisasi ataupun diskriminasi. Mereka tetap memiliki hak yang sama sebagai anggota masyarakat. Dengan kepedulian dan penerimaan dari lingkungan, kita tidak hanya menjaga kemanusiaan, tetapi juga membantu menekan penyebaran HIV/AIDS di Kabupaten Gresik,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.