Peristiwa

Saung Nganteur Kahayang Majalengka: Hadirkan Konsep Menarik WaJoer “Warung JoeJoer”

Ket Foto : Wa Joer "Waroeng Joejoer" Dengan Konsep Bayar dengan Kejujuran

MAJALENGKA,Suararepublik.com – Keunikan dan kearifan lokal kembali ditawarkan oleh Saung Nganteur Kahayang yang berlokasi di Desa Salagedang, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, Jumat (17/07/2026). Tempat ini tidak hanya menyajikan kenyamanan beristirahat, tetapi juga mengusung konsep sosial dan edukasi yang menyentuh hati masyarakat.

‎Bagi pengunjung yang datang, berbagai fasilitas pendukung telah disiapkan secara cuma-cuma, mulai dari akses wifi gratis, penggunaan komputer tanpa biaya, mushola Alpukat,toilet yang bersih, hingga suasana khas Saung Nganteur Kahayang yang menenangkan. Selain itu, pengunjung juga bisa mendapatkan wawasan edukasi melalui Kandang Domba Condrawisesa, yang saat ini memelihara total 156 ekor domba terdiri dari 56 ekor domba pejantan dan 100 ekor domba betina.

Ket Foto :Pengunjung Saat Melihat Sala Satu Domba di Kandang Domba Condrawisesa

‎Salah satu pengunjung yang datang dari Cirebon, A.Nawawi, mengaku sangat terkesan dengan ketersediaan fasilitas dan konsep yang diusung tempat ini. “Baru pertama kali saya berkunjung ke sini, dan kesannya sangat luar biasa Sangat Sejuk adem. Selain fasilitasnya lengkap dan disediakan gratis untuk masyarakat, konsep warungnya sangat mengajarkan kita tentang kejujuran dan kepedulian sosial. Belum lagi ada edukasi tentang peternakan domba di Kandang Condrawisesa, sangat cocok untuk dikunjungi bersama keluarga. Semoga Saung Nganteur Kahayang semakin maju dan bermanfaat bagi banyak orang, terutama warga Majalengka dan pelaku UMKM nantinya,” ujarnya.

‎Daya tarik utama lainnya adalah konsep pengelolaan warung yang unik dan penuh nilai kejujuran.H.Ateng Sutisna, pemilik Saung Nganteur Kahayang, menjelaskan secara rinci tiga tahapan konsep warung yang dijalankan dan direncanakan.

Ket Foto : Warung Mimi Encas sala satu Warung dengan Konsep Bayar Seiklasnya yang ada di Saung nganteur kahayang


‎”Kini kita sudah memiliki dua konsep warung. Pertama adalah konsep makan sepuasnya dengan bayar seikhlasnya, yang mungkin sudah banyak dikenal masyarakat melalui berbagai media sosial.Di sini, jika Anda membayar dengan uang pas lebih besar dari yang ingin Anda berikan, silakan ambil kembaliannya sendiri sesuai keinginan. Tidak ada aturan baku, semuanya kembali pada niat dan kejujuran masing-masing,” ujar H.Ateng.

‎Kemudian,konsep kedua adalah Wajur warung jujur dengan harga yang sudah ditetapkan secara pasti, misalnya kopi dan Indomie masing-masing seharga Rp4.000. “Nantinya juga akan tersedia gorengan, di mana Anda boleh makan sebanyak yang diinginkan, namun tetap berlandaskan pada kejujuran. Setiap hari, hasil penjualan akan dipisahkan terlebih dahulu untuk modal. Sisa keuntungannya kemudian dibagi rata: 30 ribu untuk petugas yang berjaga, 30 ribu untuk bantuan anak yatim, dan 30 ribu lagi untuk biaya kebersihan atau membantu menutupi kekurangan biaya operasional warung seikhlasnya yang masih sering mengalami defisit, terutama untuk pembelian beras, daging ayam, dan gaji tenaga kerja,” jelasnya.

‎Ke depannya, Saung Nganteur Kahayang juga merencanakan pembukaan Warung UMKM khusus. Nantinya, tempat ini akan disediakan sebagai wadah bagi para pelaku UMKM lokal untuk memasarkan produknya, baik berupa makanan, oleh-oleh, maupun kerajinan tangan dengan sistem jual beli yang wajar. “Saat ini kita masih dalam tahap perluasan tempat, mengingat lokasi yang ada sekarang masih terlalu sempit. Nanti setelah selesai, para pedagang UMKM akan kita tata dan tempatkan di area yang baru,” tambah H.Ateng.***

‎Reporter : Aris

Exit mobile version