Berita

Presiden Aliansi Alam Bersatu Jaya (ABJ) Sampaikan Klarifikasi Terkait Miskomunikasi di Wringinanom

BeritaRepublilViral.com || Gresik  Menyikapi adanya miskomunikasi yang melibatkan oknum yang mengatasnamakan Aliansi Alam Bersatu Jaya Indonesia (ABJI) di wilayah Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, pada beberapa waktu lalu, Presiden Aliansi Alam Bersatu Jaya (ABJ), Miftah Zaini, S.Pd., menyampaikan klarifikasi dan pernyataan resmi kepada publik.

 

Dalam keterangannya, Miftah Zaini, S.Pd. menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memberikan persetujuan ataupun instruksi terkait kegiatan atau aksi yang terjadi pada waktu tersebut. Ia juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan merupakan agenda resmi dari Aliansi Alam Bersatu Jaya (ABJ).

 

“Saya, Miftah Zaini, S.Pd., selaku Presiden Aliansi Alam Bersatu Jaya (ABJ), dengan tegas menyatakan bahwa saya tidak menyetujui aksi yang terjadi kemarin. Kegiatan tersebut bukan merupakan aksi resmi dari Aliansi Alam Bersatu Jaya (ABJ),” tegasnya dalam pernyataan klarifikasi.

 

Lebih lanjut, Miftah Zaini S.Pd, menyampaikan bahwa adanya miskomunikasi tersebut diharapkan tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat maupun di kalangan aktivis, LSM, dan media yang selama ini menjalin hubungan baik dengan Aliansi Alam Bersatu Jaya.

 

Ia juga mengimbau kepada seluruh pihak agar tidak mengatasnamakan organisasi tanpa adanya koordinasi, persetujuan, maupun mandat resmi dari pimpinan organisasi. Menurutnya, setiap kegiatan yang membawa nama organisasi harus melalui mekanisme dan keputusan bersama sesuai aturan yang berlaku di internal organisasi.

 

“Kami berharap persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik dan menjadi pembelajaran bersama agar ke depan tidak terjadi lagi kesalahpahaman maupun tindakan yang dapat merugikan nama baik organisasi,” tambahnya.

 

Dengan adanya klarifikasi ini, Aliansi Alam Bersatu Jaya (ABJ) berharap seluruh pihak dapat memahami bahwa organisasi tetap berkomitmen menjaga profesionalitas, persatuan, dan hubungan baik dengan seluruh elemen masyarakat, aktivis, LSM, serta insan pers di Kabupaten Gresik.

Exit mobile version