Berita

Polres PPU Gelar Pengecekan Senjata Api Dinas, Wujudkan Profesionalisme Dan Pengawasan Internal Yang Ketat

Suara Republik.Com

Penajam Paser Utara, 23 Juli 2026

Polres Penajam Paser Utara (PPU) terus memperkuat budaya disiplin dan profesionalisme personel melalui pelaksanaan pengecekan senjata api (senpi) dinas. Kegiatan yang dipimpin oleh Ps. Kasi Propam Polres PPU IPTU Calon tersebut dilaksanakan di Mapolres Penajam Paser Utara pada Rabu (22/7/2026), sebagai bagian dari upaya pengawasan internal guna memastikan penggunaan senjata api sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pengecekan turut dihadiri Ps. Kabaglog Polres PPU AKP Usman Dharma, Ps. Kasiwas Polres PPU IPTU Maman Basri, bersama enam personel Sipropam Polres PPU. Seluruh rangkaian pemeriksaan dilaksanakan secara teliti terhadap administrasi, kondisi fisik senjata api, nomor registrasi, kebersihan, kelayakan fungsi, hingga kecocokan data inventaris dengan personel pemegang senjata api.

Dari hasil pemeriksaan diketahui seluruh personel pemegang senjata api dinas hadir lengkap. Seluruh senjata api yang diperiksa berada dalam kondisi baik, administrasi lengkap, serta tidak ditemukan adanya pelanggaran maupun penyimpangan dalam penggunaan senjata api dinas. Pada kegiatan tersebut juga tidak terdapat senjata api yang ditarik ataupun diamankan kembali ke gudang logistik.

Selain melakukan pemeriksaan terhadap senjata api yang berada di tangan personel, tim juga melaksanakan pengecekan inventaris persenjataan yang tersimpan di gudang logistik Polres PPU, gudang Sat Samapta, serta gudang persenjataan Polsek Sepaku. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan seluruh inventaris senjata api tersimpan dengan aman, terdokumentasi secara tertib, terawat, serta selalu siap digunakan dalam mendukung pelaksanaan tugas operasional kepolisian.

Kapolres Penajam Paser Utara AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU melalui Ps. Kasi Propam IPTU Calon menegaskan bahwa pengecekan senjata api merupakan agenda rutin yang memiliki peran penting dalam membangun disiplin, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat sistem pengawasan internal di lingkungan Polres PPU.

“Senjata api dinas adalah inventaris negara yang penggunaannya melekat dengan tanggung jawab yang besar. Oleh sebab itu, setiap personel yang diberikan kepercayaan memegang senjata api wajib memenuhi persyaratan administrasi, memahami prosedur penggunaan, merawat senjata dengan baik, serta menggunakannya secara proporsional sesuai standar operasional prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku,” ungkap IPTU Calon.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pemeriksaan rutin ini juga menjadi langkah preventif untuk meminimalisir potensi penyalahgunaan senjata api sekaligus memastikan kesiapan personel dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan. Pengawasan yang dilakukan secara berkala diharapkan mampu meningkatkan akuntabilitas dan rasa tanggung jawab setiap anggota terhadap perlengkapan dinas yang dipercayakan kepadanya.

Menurutnya, disiplin dalam penggunaan senjata api merupakan salah satu indikator penting dalam mewujudkan Polri yang profesional, modern, dan terpercaya. Oleh karena itu, fungsi pengawasan internal akan terus dioptimalkan agar setiap personel mampu menjalankan tugas dengan penuh integritas, mengedepankan keselamatan, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Polres Penajam Paser Utara menegaskan komitmennya untuk terus menjaga standar profesionalisme personel sekaligus memperkuat pengawasan terhadap penggunaan senjata api dinas. Langkah tersebut menjadi bagian dari implementasi Polri Presisi, yang tidak hanya mengedepankan penegakan hukum, tetapi juga akuntabilitas, transparansi, serta tata kelola organisasi yang semakin baik demi menjaga kepercayaan masyarakat.

Kegiatan pengecekan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar hingga selesai, mencerminkan komitmen Polres PPU dalam menjaga kesiapsiagaan personel serta memastikan seluruh perlengkapan dinas berada dalam kondisi optimal untuk mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

 

Narasi : Humas Polres PPU

Editor : Aroel Mandang

Exit mobile version