Suara Republik.com: Irsof
JAKARTA BARAT – Suasana di Rumah Aspirasi Drs. H. Adang Daradjatun, Jalan Kapuk Pasar Alam, RT 012/RW 016, No 48 B, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, terasa berbeda pada Minggu malam Senin (5/7/2026). Bukan sekadar pertemuan formal yang kaku, melainkan sebuah ruang hangat penuh keakraban. Puluhan wajah muda dari pengurus Karang Taruna se-Jakarta Barat berbaur santai dengan para Pengurus Relawan Adang Daradjatun (RAD). Di sinilah benih-benih kolaborasi baru ditabur, menyelaraskan langkah pengabdian demi masyarakat yang lebih sejahtera.
Acara silaturahmi ini dibuka dengan sambutan hangat dari Korwil RAD Jakarta Barat, Bob Hasan. Dengan nada apresiatif, Bob menyambut kehadiran Ketua Karang Taruna Kelurahan Kapuk, Bang Taufik, serta seluruh relawan yang telah meluangkan waktu. Tak lupa, ia memberikan sorotan khusus kepada Mak Maimunah, Koordinator Relawan RAD Kembangan, atas dedikasi dan konsistensinya mendampingi warga.
Silaturahmi Bulanan: Kunci Koordinasi Efektif
Bob Hasan menekankan bahwa pertemuan semacam ini bukan insidental, melainkan agenda rutin bulanan yang bergiliran antarwilayah. Tujuannya sederhana namun strategis: mempererat tali persaudaraan dan memastikan koordinasi antarkelurahan berjalan mulus.
“Pertemuan seperti ini sengaja kita adakan setiap bulan secara bergiliran. Tujuannya agar silaturahmi semakin erat, saling mengenal, dan koordinasi antarkelurahan semakin baik,” ujar Bob.
Mengingat cakupan wilayah kerja yang luas—meliputi delapan kecamatan dan lima puluh enam kelurahan, komunikasi menjadi kunci utama. Bob mengajak setiap peserta untuk aktif memperkenalkan diri, sehingga hambatan kolaborasi di lapangan dapat diminimalisir. Ia juga menyoroti pentingnya keseimbangan gender dalam kepengurusan organisasi. Menurutnya, kepemimpinan yang inklusif, melibatkan laki-laki dan perempuan secara setara, akan melahirkan keputusan yang lebih bijak dan kuat.
“Kekompakan menjadi modal utama dalam menjalankan program-program Karang Taruna dan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, saya berharap setiap wilayah terus menjaga semangat gotong royong dan kolaborasi,” tambah Bob.
Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas capaian positif selama setahun terakhir. “Kita akan terus memberikan perhatian kepada wilayah-wilayah yang berprestasi. Semangat ini harus dipertahankan agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” pungkasnya.
Rumah Aspirasi: Jembatan Langsung Warga dan DPR RI
Salah satu fokus diskusi kali ini adalah optimalisasi fungsi “Rumah Aspirasi”. Bob menjelaskan bahwa fasilitas ini merupakan wujud nyata arahan agar anggota DPR RI, H. Adang Daradjatun, dapat tetap terhubung erat dengan konstituennya, tidak hanya saat masa reses.
“Rumah Aspirasi ini dibuat agar masyarakat lebih mudah menyampaikan aspirasinya. Jadi bukan hanya saat masa reses, tetapi komunikasi dengan masyarakat bisa terus terjalin,” jelasnya.
Melalui wadah ini, warga, tokoh masyarakat, hingga pemuda dapat menyampaikan usulan, masukan, atau keluhan secara langsung. Bob mengajak seluruh elemen untuk memanfaatkan fasilitas ini sebagai saluran suara rakyat, dengan RAD bertindak sebagai jembatan sinergi yang memperkuat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat.
Kolaborasi Nyata: Dari Lapangan Olahraga hingga Aksi Sosial
Suasana semakin hidup saat sesi sharing dibuka. Para perwakilan komunitas tak segan menawarkan dukungan konkret, menciptakan dinamika kolaborasi yang segar:
1. Dukungan Olahraga: Taufik, Ketua Karang Taruna Kapuk, secara khusus meminta dukungan Bapak H. Adang Daradjatun untuk pengembangan fasilitas dan kegiatan olahraga, merespons tingginya antusiasme pemuda terhadap aktivitas fisik.
2. Gerakan Sehat Massal: Herman dari Komunitas Senam Nusantara menyatakan kesiapannya menggerakkan senam massal di berbagai titik sebagai upaya promotif kesehatan warga.
3. Aksi Keagamaan: Akram, Ketua Jaringan Pemuda Remaja Masjid Indonesia (JPRMI), berbagi inspirasi melalui program “Jumat Berkah”, sebuah inisiatif tebar manfaat yang rutin dijalankan setiap Jumat.
4. Lingkungan Sehat: Reno, Koordinator Fogging Adang Daradjatun Jakarta Barat, menawarkan layanan fogging gratis bagi wilayah yang membutuhkan, sebagai langkah preventif terhadap penyakit berbasis lingkungan.
Menutup acara, Bob Hasan kembali mengajak seluruh hadirin untuk merawat kebersamaan. Ia berharap masukan dan kritik membangun dari para peserta dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan sosial.
“Semoga sinergi antara relawan, organisasi kepemudaan, dan para pemangku kepentingan di wilayah ini terus menguat demi mewujudkan Jakarta Barat yang lebih peduli, sehat, dan bersatu,” tutupnya dengan penuh harap.
