Ia juga mengapresiasi keberhasilan Polres Gresik menjaga situasi tetap kondusif dalam berbagai agenda besar seperti Suroan Agung dan pengesahan warga baru perguruan silat melalui pendekatan dialogis yang tetap menghormati nilai-nilai kearifan lokal.
Selain itu, penanganan berbagai tindak kejahatan, termasuk curanmor, dinilai turut menjaga iklim investasi dan mendukung pertumbuhan UMKM di Kabupaten Gresik.
“Bagi Pemerintah Kabupaten Gresik, keamanan bukan sekadar tujuan akhir, melainkan fondasi utama pembangunan. Ketika daerah kondusif, investasi tumbuh, dan masyarakat dapat beraktivitas tanpa rasa khawatir,” tegas Bupati dalam sambutannya.
Sebagai puncak acara, Kapolres Gresik bersama Bupati melakukan pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun sebagai simbol rasa syukur atas pengabdian Polri selama 80 tahun kepada bangsa dan negara. Kegiatan juga diisi dengan penayangan selayang pandang perjalanan Polres Gresik, pemberian penghargaan kepada personel berprestasi, penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba internal, serta prosesi pelepasan penuh penghormatan kepada personel Polri dan ASN yang memasuki masa purna tugas.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kehangatan, sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan menuju Kabupaten Gresik yang semakin maju, aman, dan sejahtera.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan