Suararepublik.com Belu 29/6/26 – Mendagri menghadiri dan membuka Festival Fulan Fehan IV di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pembukaan festival ditandai dengan pemukulan tihar, alat musik tradisional khas Belu.
.
Pembukaan festival yang sangat memukau dengan penyelenggaraan menampilkan tarian kolosal bertema persahabatan Indonesia dan Timor-Leste di hamparan padang savana Fulan Fehan.
.
Di satu tempat yang bukan dibangun oleh manusia. Di tempat padang rumput savana yang indah ini, berbukit-bukit, di sekitarnya ada Gunung Lakaan yang indah, udara yang indah, bukan buatan manusia, tapi Tuhan Yang Maha Kuasa.
.
Keindahan alam ini merupakan anugerah Tuhan bagi masyarakat Belu, NTT, dan Indonesia. Festival Fulan Fehan juga menampilkan tarian khas empat suku yang bersatu mengusung tema Dance for Friendship.
.
One thousand friends are not enough. One enemy is already too many. Empat suku bergabung menjadi satu, berdansa bersama-sama, menjadi sahabat-sahabat, persahabatan yang baik.
.
Kehadiran peserta dan tamu dari Timor-Leste serta Australia semakin memperkuat semangat persahabatan lintas negara yang dibangun melalui seni dan budaya. Festival ini menjadi ruang untuk mempererat hubungan Indonesia dengan negara-negara tetangga.
.
Saya berharap Festival Fulan Fehan tidak hanya menjadi hiburan yang membahagiakan masyarakat, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam bagi para pengunjung. (Tim)
Mendagri Hadiri dan Buka Festival Fulan Fehan ke IV
×
Mendagri Hadiri dan Buka Festival Fulan Fehan ke IV
Sebarkan artikel ini
