BeritaHukumKriminalNasionalPeristiwaTNI/POLRI

DPD MOSI Kota Medan ” Satu Bulan Pernyataan Kapolres Tapanuli Selatan ” Belum Berhasil Mengungkapkan Aktor Intelektual Mafia BBM Bersubsidi

Suararepublik.com Medan 16/6/26 – Pernyataan AKBP Yon Edi Winara, S.H., S.I.K., M.H., Kapolres Tapanuli Selatan, tentang penanganan kasus Penyalahgunaan BBM bersubsidi di Padang lawas utara, “kepolisian akan berkordinasi dengan pihak Pertamina’ pernyataan tersebut diucapkan oleh Kapolres, setelah banyaknya berita media online ketidak beraniannya kepolisian untuk menangkap aktor intelektual mafia BBM bersubsidi.

DPD Media Online Siber Indonesia (MOSI) Kota Medan, “angkat bicara, serta menyampaikan bahwa pihak Kepolisian Polres Tapanuli Selatan, baik itu Kapolres, Kasat Reskrim dan Kanit Tepditer Polres Tapanuli Selatan, tidak benar-benar menjalankan tugasnya, kuat dugaan hanya bisa membuat penggiringan opini saja kepada Publik.

Dapat dijelaskan bahwa sampai hari ini kepolisian Polres Tapanuli Selatan hanya bisa menangkap supir
Mobil L300 yang diduga mengangkut 900 liter solar subsidi di Desa Sihopuk Baru, Kabupaten Paluta.

Pemberitaan pada saat Penindakan tersebut dipimpin langsung oleh Ipda Ansor Harahap pada Kamis malam, 14 Mei 2026, di Jalan Lintas Langgapayung–Gunung Tua, tepatnya di Desa Sihopuk Baru, Kecamatan Halongonan Timur, Kabupaten Padang Lawas Utara, dibesar-besarkan seolah-olah penangkapan tersebut menjadi isu Publik.

Kepolisian Polres Tapanuli Selatan, tidak menduga bahwa Publik kini menyoroti keseriusan pihak Polres Tapanuli Selatan, sudah 1 bulan penangkapan supir L300 tersebut, tidak ada satupun yang ditetapkan menjadi tersangka dari pihak SPBU.

Secara logika, bahwa solar yang diamankan tidak mungkin didapatkan secara cuma-cuma dari Langit, kita paham kalau pihak Kepolisian mau bersungguh-sungguh menangani kasus ini. “mungkin aktor intelektual mafia BBM bersubsidi akan cepat ditangkap”, tuturnya.

Pernyataan Kapolres Tapanuli Selatan, yang menyampaikan bahwa pihak kepolisian sedang mendalami kasus ini serta akan berkordinasi dengan pihak Pertamina, sepertinya hanya Teori serta penggiringan opinibsaja, sudah 1 bulan publik menanti kejelasan dari pernyataan Kapolres Tapanuli Selatan.

DPD MOSI Kota Medan, menekankan kepada Kapolres Tapanuli Selatan, berkerjalah secara Profesional serta Transparan, jangan sampai ada dugaan yang mencuap di tengah-tengah Masyarakat.

Kepolisian seharusnya berterima kasih kepada masyarakat yang telah melaporkan penyalahgunaan BBM bersubsidi, dimana masyarakat telah ikut serta berperan menjaga Kamtibmas.

“Kalau Kapolres Tapanuli Selatan, Serta Kasat Reskrim, Kanit Tepditer, tidak sanggup untuk menangani kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi, katakan saja, tidak usah malu dengan kemampuan” Jadi kita siap mengawal kasus ini sampai Ke Mabes Polri. tuturnya. (Tim)

Exit mobile version